Pengunjung Website
Hari Ini: 12
Minggu Ini: 36
Bulan Ini: 324
Tahun Ini: 2,499
img thumbnail

80 Tahun Pengabdian, Bukti TNI AU Selalu Hadir dan Berikan Yang Terbaik

TNI AU. Perjalanan panjang TNI Angkatan Udara adalah perjalanan pengabdian yang dibangun melalui karya nyata. 80 tahun pengabdian dari generasi ke generasi, setiap prajurit menunjukkan kesiapan untuk selalu hadir, selalu berbuat, dan selalu memberikan yang terbaik dalam setiap situasi.

 

Demikan sambutan Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., secara video conference dalam Upacara Peringatan HUT Ke-80 TNI Angkatan Udara dari Mabesau, Jakarta yang disaksikan Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., selaku Inspektur Upacara, Dangrup 3 Tempur Marsma TNI David Yohan Tamboto, S.Sos, seluruh pejabat dan personel Lanud Iswahjudi beserta Insub, juga ibu-ibu PIA Ardhya Garini Bakorda Madiun di Lapangan Dirgantara Lanud Iswahjudi, Kamis (9/4/2026).

 

Kasau mengatakan bahwa pengabdian tersebut tercermin dari kedisiplinan dan profesionalisme dalam capaian zero accident, keterlibatan dalam misi kemanusiaan dalam negeri maupun luar negeri, kontribusi terhadap program nasional, penguatan tata kelola organisasi, dan pada tataran strategis berupa pengesahan UU Pengelolaan Ruang Udara menjadi tonggak penting dalam mempertegas kedaulatan negara.

 

“Seluruh capaian tersebut mencerminkan TNI AU yang terus berkembang sebagai kekuatan yang AMPUH,” tegasnya.

 

Saat ini, lanjutnya, TNI AU berada pada fase akselerasi pembangunan yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan keterpaduan dalam setiap langkah. Kehadiran alutsista generasi baru, penguatan organisasi dan pengembangan doktrin menuntut peningkatan profesional yang semakin tinggi.

 

“Tidak hanya peningkatan kapasitas, akselerasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh kekuatan udara bekerja secara utuh, terukur, dan berdampak nyata bagi kepentingan nasional,” jelasnya.

 

Kasau menambahkan bahwa TNI AU harus dapat bertindak lebih cepat, lebih dekat, dan berdampak lebih tepat sehingga kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas nasional. Menurutnya, pengabdian tidak dibatasi ruang dan waktu yang diwujudkan melalui kesiapan untuk terus belajar, beradaptasi, dan memberikan kinerja terbaik secara konsisten.

 

Dalam upacara peringatan HUT Ke-80 TNI AU yang bertema “Pengabdian Tanpa Batas. TNI AU AMPUH, Indonesia Maju”, Danlanud Iswahjudi menyematkan tanda kehormatan Satyalencana Kesetiaan 8, 16, dan 24 tahun kepada Praka Suraji, Serda Yunus Widiatmoko, dan Kapten Sus Basuki Rahmat.

 

Setelah upacara dilanjutkan pemberian hadiah pertandingan olahraga antar satker dalam rangka menyemarakkan HUT Ke-80 TNI AU. Untuk pertandingan bulutangkis, Juara I Lanud Iswahjudi, Juara II Grup 3 Tempur, dan Juara III Depohar 80. Kemudian pertandingan bola voli, Juara I Grup 3 Tempur, Juara II Depohar 20, dan Juara III Depohar 80. Selanjutnya pertandingan tenis lapangan, Juara I Depohar 60, Juara II Lanud Iswahjudi, dan Juara III Grup 3 Tempur.