TNI AU. Tasikmalaya. Komandan Lanud Wiriadinata, Kolonel Pnb A. Kholiq Yulianto, S.E., M.M., M.Han., menyambut kedatangan Pesawat Helikopter Super Puma AS 332 L2 Skadud 45 yang melaksanakan misi Pembinaan Latihan (Binlat) T-6 Round Robin di Lanud Wiriadinata, Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan terbang yang bertujuan meningkatkan profesionalisme awak pesawat sekaligus menguji kesiapan dukungan operasi penerbangan di setiap pangkalan yang disinggahi.
Rabu (23/7/2026).
Helikopter Super Puma ini, diawaki oleh Mayor Pnb Ahadyat Riski R. beserta tujuh kru lainnya, dengan rute Lanud Halim-Kertajati-Lanud Wiriadinata-Lanud A. Yani-Lanud R. Suryadi Suryadarma-kembali ke Lanud Halim.
Sebagai salah satu pangkalan transit, Lanud Wiriadinata memberikan Dukungan Operasi Penerbangan (Dukopsbang) secara optimal melalui kesiapan fasilitas pendukung, pelayanan operasi penerbangan, pengamanan, hingga dukungan teknis lainnya. Seluruh unsur terkait disiagakan untuk memastikan proses landing, ground handling, refueling apabila diperlukan, hingga turn around pesawat dapat berlangsung secara aman, cepat, dan sesuai prosedur keselamatan penerbangan militer.
Dalam kesempatan tersebut, Danlanud Wiriadinata menegaskan bahwa keberhasilan sebuah misi penerbangan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan penerbang, tetapi juga oleh sinergi seluruh unsur pendukung di pangkalan. Oleh karena itu, Danlanud Wiriadinata menginstruksikan seluruh personel Lanud Wiriadinata agar berperan aktif dalam memberikan pelayanan terbaik sehingga proses transit hingga keberangkatan menuju etape penerbangan berikutnya dapat terlaksana secara lancar, aman, dan tepat waktu.
Menurut Danlanud Wiriadinata, pelaksanaan Binlat T-6 Round Robin memiliki nilai strategis dalam mempertajam kemampuan penerbang melalui latihan navigasi jarak jauh, pengambilan keputusan di berbagai kondisi operasional, serta peningkatan koordinasi dengan satuan pendukung di setiap pangkalan udara. "Misi ini bukan sekedar penerbangan dari satu titik ke titik lainnya, melainkan wahana untuk mengasah kemampuan navigasi, ketelitian dalam perencanaan penerbangan, penguasaan prosedur operasi, serta kesiapan awak pesawat dalam menghadapi berbagai dinamika medan dan kondisi penerbangan," ujar Danlanud Wiriadinata.
Keberhasilan pelaksanaan misi Binlat T-6 Round Robin ini mencerminkan kesiapan operasional TNI Angkatan Udara dalam membina profesionalisme personel penerbang beserta unsur pendukungnya. Melalui latihan yang berkesinambungan, TNI AU terus memperkuat interoperabilitas antarsatuan, meningkatkan budaya keselamatan terbang dan kerja (safety first), serta memastikan setiap alutsista dan sumber daya manusia senantiasa berada pada tingkat kesiapan terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas menjaga kedaulatan udara Negara Kesatuan Republik Indonesia.


-1128126-1080.webp)

-1128126-1080.webp)


-1128126-1080.webp)


-1128126-1080.webp)