Ratusan personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI Polri, pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya ambil bagian untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Didampingi Bupati Madiun Bapak Hari Wuryanto, Plt. Walikota Madiun menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum pelaksanaan pengamanan di lapangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh rencana operasi yang telah disusun dapat berjalan optimal serta memperkuat sinergi antar stakeholder di wilayah Madiun Raya.
Lebih lanjut disampaikan, peringatan dan tradisi menyambut Bulan Muharam atau Suro, khususnya yang melibatkan perguruan pencak silat, merupakan agenda rutin yang perlu mendapatkan perhatian dan pengamanan dari seluruh unsur TNI, Polri, serta instansi terkait. Oleh karena itu, Operasi Aman Suro 2026 digelar sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Selama pelaksanaan operasi. kedepankan langkah pre-emtif, preventif, serta penegakan hukum apabila diperlukan, dengan tetap mengutamakan pendekatan humanis,” jelasnya seraya mengajak seluruh personel pengamanan dapat menjalankan tugas dengan disiplin, profesional, dan selalu berkoordinasi di lapangan guna menghindari potensi gangguan kamtibmas.
Apresiasi disampaikan Plt. Walikota Madiun kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Aman Suro 2026. Ia berharap sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait dapat terus terjaga dalam rangka menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Madiun Raya.


-1126778-1080.webp)
-1126778-1080.webp)