TNI AU. Panglima Komando Operasi Udara TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Ian Fuady memimpin serah terima Ibu Asuh Wara Koopsau dari Ny. Nila Djoko Hadipurwanto kepada Ny. Dian Ian Fuady di Kencana Hall Skadron Udara 17, Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (19/10/2026).
Kegiatan diawali dengan pembacaan Keputusan Pangkoopsau tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan Ibu Asuh Wara Koopsau. Selanjutnya, Marsda TNI Djoko Hadipurwanto S.E.,M.M menanggalkan selempang dan lencana dari Ny. Nila Djoko Hadipurwanto, kemudian menyerahkannya kepada Pangkoopsau Marsda TNI Ian Fuady untuk dipasangkan kepada Ny. Dian Ian Fuady sebagai Ibu Asuh Wara Koopsau yang baru. Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima.
Dalam sambutannya, Ny. Nila Djoko Hadipurwanto berpesan kepada seluruh Wara Koopsau agar senantiasa menjaga semangat, kekompakan, dan kekeluargaan, serta terus meningkatkan prestasi melalui sikap saling mendukung. Ia juga menekankan pentingnya menjadi perempuan tangguh yang tetap memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap sesama.
“Perluas wawasan dan kepekaan terhadap perkembangan lingkungan strategis. Wara harus memiliki kepekaan sosial, mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, serta bijak dalam menyampaikan pendapat di ruang publik,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Ny. Nila Djoko Hadipurwanto juga menyampaikan ucapan selamat kepada Ny. Dian Ian Fuady atas amanah baru yang diemban. Ia berharap perhatian, kasih sayang, dan bimbingan yang diberikan oleh Ibu Asuh yang baru dapat menjadi motivasi bagi seluruh Wara untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan profesionalisme.
“Saya yakin, dengan perhatian, kasih sayang, dan bimbingan Ibu, Wara akan semakin berkembang menjadi prajurit yang profesional, berintegritas, dan mampu menjaga kehormatan diri serta institusi,” ungkapnya.
Sementara itu, Ny. Dian Ian Fuady dalam sambutannya memohon doa restu dan dukungan dari seluruh Wara Koopsau dalam menjalankan amanah sebagai Ibu Asuh yang baru. Ia menyadari bahwa peran tersebut mengandung tanggung jawab moral untuk membimbing dan mendampingi prajurit Wara di jajaran Koopsau.
Menurutnya, Wara diharapkan tidak hanya memiliki ketangguhan sebagai prajurit, tetapi juga mampu menjunjung tinggi kepribadian luhur perempuan Indonesia melalui wawasan yang luas, keterampilan yang mumpuni, serta etika dalam berinteraksi dan berkomunikasi di lingkungan sosial.
Ny. Dian Ian Fuady juga berharap dapat diterima dengan baik oleh seluruh Wara Koopsau sehingga pembinaan, perhatian, dan pendampingan yang telah dilaksanakan oleh Ibu Asuh sebelumnya dapat dilanjutkan dan ditingkatkan.
“Dukungan serta kerja sama luar biasa yang telah diberikan kepada beliau, harapannya dapat terus kita jaga dan tingkatkan bersama di masa-masa mendatang,” tuturnya.



