Pengunjung Website
Hari Ini: 8
Minggu Ini: 80
Bulan Ini: 369
Tahun Ini: 4,728
img thumbnail

Perkuat Benteng Keselamatan Alutsista, Koharmatau Matangkan Revisi Juknis Inspektor Harmatsista Menuju Pemeliharaan TNI AU yang Modern dan Andal

TNI AU. Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Koharmatau) terus memperkuat fondasi profesionalisme pemeliharaan alutsista melalui Rapat Kelompok Kerja (Pokja) Revisi Petunjuk Teknis (Juknis) TNI AU tentang Pembinaan Inspektor Harmatsista. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Basir Surya, Makoharmatau, Bandung, Rabu (15/7/2026), diikuti secara langsung oleh pejabat Koharmatau serta secara virtual oleh jajaran Depohar, Sathar, dan Skatek di seluruh Indonesia. Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem pembinaan personel yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada keselamatan penerbangan.
Rapat dipimpin oleh Direktur Engineering (Direng) Koharmatau, Kolonel Tek Rudy Nursofjan, S.T., dengan melibatkan para Kepala Dinas, Komandan Satuan Pemeliharaan (Dansathar), serta Komandan Skadron Teknik (Danskatek). Pembahasan difokuskan pada penyempurnaan regulasi pembinaan Inspektor Harmatsista agar mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi pemeliharaan alutsista sekaligus memenuhi kebutuhan organisasi TNI Angkatan Udara yang terus berkembang menuju kekuatan udara yang modern dan siap operasional.
Revisi Juknis tersebut diarahkan untuk membangun sistem pembinaan Inspektor Harmatsista yang lebih terstruktur, terukur, dan berkelanjutan. Melalui regulasi yang lebih komprehensif, diharapkan setiap inspektor memiliki kompetensi, integritas, serta profesionalisme tinggi dalam menjamin mutu hasil pemeliharaan, sehingga setiap alutsista TNI AU senantiasa berada pada kondisi laik, andal, aman, dan siap mendukung pelaksanaan tugas operasi secara optimal.
Dalam arahannya, Kolonel Tek Rudy Nursofjan menegaskan bahwa dinamika perkembangan teknologi dan tantangan global menuntut hadirnya pedoman pemeliharaan yang mutakhir dan akuntabel. Menurutnya, revisi Juknis tidak hanya memperbarui aspek teknis, tetapi juga memperkuat sistem pengujian, sertifikasi, kualifikasi, hingga pola pembinaan karier Inspektor Harmatsista. "Inspektor harus memiliki pemahaman yang mendalam, integritas, serta keterampilan yang mumpuni untuk memastikan setiap alutsista berada dalam kondisi laik, andal, dan aman digunakan. Mereka merupakan garda terdepan sekaligus benteng terakhir dalam penjaminan kualitas pemeliharaan guna mewujudkan zero accident," tegasnya.
Melalui forum ini, Koharmatau juga membahas penyempurnaan tata kelola administrasi sertifikasi bersama Dislambangjaau, penguatan pembinaan kompetensi berkelanjutan, serta penyesuaian kebutuhan kuota Daftar Susunan Personel (DSP) Inspektor di setiap satuan pemeliharaan. Dengan revisi Juknis yang lebih adaptif, sistem sertifikasi yang terstandar, serta sumber daya manusia yang semakin unggul, Koharmatau menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pemeliharaan alutsista demi mendukung terwujudnya TNI Angkatan Udara yang profesional, modern, tangguh, dan senantiasa mengutamakan keselamatan penerbangan.