Pengunjung Website
Hari Ini: 23
Minggu Ini: 71
Bulan Ini: 433
Tahun Ini: 1,861
img thumbnail

Pesawat CN-295 Skadron Udara 2 dan C-130J Super Hercules Skadron Udara 31 Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat

TNI AU. Upaya percepatan distribusi bantuan sosial untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat kembali diperkuat melalui operasi udara TNI Angkatan Udara. Pada Senin (8/12/2025), dua pesawat angkut CN-295 A-2904 dari Skadron Udara 2 dan C-130J Super Hercules A-1340 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma kembali melaksanakan misi kemanusiaan menuju Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, dan Sibolga, Sumatera Utara.
Pesawat CN-295 yang dipiloti oleh Kapten Pnb Yasa mendistribusikan 90 helibox dengan total muatan mencapai 450 kg. Bantuan diterjunkan menggunakan teknik helibox airdrop, metode yang sangat efektif untuk wilayah bergunung-gunung dengan medan yang aksesnya terbatas.
Sementara itu, pesawat C-130J Super Hercules yang dikomandoi Kapten Pnb Alwi melengkapi operasi dengan menerjunkan 36 bundles seberat 5.500 kg melalui LCLA (Low Cost Low Altitude) airdrop. Teknik ini memungkinkan pengiriman logistik dalam jumlah besar secara presisi ke titik-titik isolasi yang telah ditentukan.
Kombinasi kedua metode airdrop ini membuat distribusi bantuan menjadi lebih cepat, tepat sasaran, dan mampu menjangkau berbagai titik isolasi yang terdampak bencana dan sulit diakses melalui jalur darat.
Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Erwin Sugiandi, M.Han., menyampaikan apresiasi terhadap awak pesawat kedua skadron yang terus melaksanakan misi secara konsisten di tengah cuaca dinamis dan tantangan medan yang tidak mudah. Danlanud Halim Perdanakusuma menegaskan bahwa TNI AU akan terus berada di garis terdepan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah terisolasi.
“Distribusi bantuan melalui udara menjadi solusi efektif untuk menjangkau daerah yang aksesnya terputus. TNI AU akan terus mengerahkan kemampuan terbaiknya agar bantuan dapat tiba tepat waktu ke masyarakat yang membutuhkan,” ujar Danlanud.
Bantuan yang diterjunkan meliputi kebutuhan pokok harian seperti bahan makanan, perlengkapan kebersihan, hingga logistik darurat lainnya. Seluruh proses dimulai dari loading, perhitungan berat, perencanaan lintasan penerbangan, hingga pelaksanaan air drop, dilakukan secara cermat, dan terkoordinasi dengan pemerintah daerah dan tim penanggulangan bencana.
Dengan keberhasilan penerjunan ini, diharapkan kebutuhan masyarakat di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, dan Sibolga, Sumatera Utara, diharapkan dapat terpenuhi, sementara menunggu pemulihan akses darat dan distribusi bantuan lanjutan. TNI AU memastikan bahwa misi kemanusiaan serupa akan terus berlanjut sesuai kebutuhan di lapangan.