Pengunjung Website
Minggu Ini: 96
Bulan Ini: 48
Tahun Ini: 2,223
img thumbnail

Resmi Jadi Prajurit Pasukan Gerak Cepat TNI AU, Semata A-91 Dilantik di Jingga Korpasgat: Momentum Lahirnya Prajurit AMPUH Penjaga Langit Nusantara

TNI AU. Komandan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau) Marsda TNI Ir. Suryanto, menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan Siswa Semata PK TNI AU Khusus Pasukan Angkatan ke-91 dan Siswa Sejusarta Pasukan Angkatan ke-57 Skadik 801 Wingdik 800/Pasgat Tahun Anggaran 2025. Upacara khidmat tersebut digelar di Lapangan Jingga Mako Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat), Lanud Sulaiman, Bandung, Senin (23/12/2025), sebagai penanda lahirnya prajurit Pasukan Gerak Cepat  (PGT) TNI AU yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Komandan Kodiklatau Marsekal Madya TNI Dr. T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., menegaskan bahwa momen pelantikan dan pengambilan sumpah merupakan titik balik penting dalam kehidupan para siswa. Sejak detik itu, mereka resmi menyandang status sebagai Prajurit Dua (Prada) TNI Angkatan Udara, meninggalkan kehidupan sipil dan memasuki dunia keprajuritan dengan segala tanggung jawab, kehormatan, serta pengabdian yang melekat di dalamnya.

Dankodiklatau menyampaikan bahwa keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan bukanlah proses instan, melainkan hasil dari kerja keras, disiplin tinggi, ketahanan fisik, serta mental baja yang ditempa selama lima bulan pendidikan intensif. Mereka telah melewati kawah candradimuka yang membentuk karakter prajurit pasukan khusus dengan kualifikasi komando, siap menghadapi tantangan tugas di medan operasi yang sesungguhnya.

Penanggalan tanda siswa, pemberian ijazah secara simbolis, serta pengambilan sumpah prajurit menjadi rangkaian utama yang menandai berakhirnya Pendidikan Siswa Semata PK TNI AU Khusus Pasukan Angkatan ke-91 secara resmi. Momentum ini sekaligus menjadi simbol transformasi para siswa menjadi prajurit TNI AU yang profesional, tangguh, dan berkarakter kuat.

“Atas nama pimpinan TNI Angkatan Udara, saya mengucapkan selamat kepada seluruh mantan siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik dan lancar. Jadikan pangkat Prajurit Dua sebagai langkah awal pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” tegas Dankodiklatau. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada siswa lulus terbaik sebagai motivasi agar prestasi tersebut menjadi pemicu semangat dalam melaksanakan tugas di satuan nantinya.

Lebih lanjut, Dankodiklatau menekankan agar seluruh prajurit muda senantiasa mengembangkan kemampuan, terus belajar dan berlatih, serta mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh dalam setiap penugasan. Ia berpesan agar para lulusan menjadi generasi penerus TNI AU yang berjiwa AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis), menjunjung tinggi disiplin, loyalitas, serta memegang teguh Sumpah Prajurit, Sapta Marga, dan Delapan Wajib TNI. “Mulai detik ini, TNI Angkatan Udara menunggu darma baktimu,” tandasnya.

Upacara penutupan ini turut dihadiri para pejabat Mabesau, Kodiklatau, Korpasgat, pejabat TNI AU Bakorda Bandung, unsur TNI/Polri, pejabat sipil, serta para orang tua dan keluarga prajurit. Kehadiran mereka menjadi wujud dukungan dan kebanggaan bersama atas lahirnya prajurit-prajurit pasukan khusus TNI Angkatan Udara yang siap menjaga kedaulatan udara Indonesia, hari ini dan di masa depan.