Pengunjung Website
Hari Ini: 9
Minggu Ini: 83
Bulan Ini: 58
Tahun Ini: 5,908
img thumbnail

“Teladani Rasulullah, Koharmatau Teguhkan Prajurit Berakhlak, Solid, dan Profesional”

TNI AU. Bandung — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di lingkungan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Koharmatau) menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, soliditas, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

 

Kegiatan yang menghadirkan penceramah KH. Dr. Ahmad Khumaidi, M.Sc., tersebut dihadiri Wakil Komandan Koharmatau Marsma TNI Andy S. Pambudi, S.T., M.M., mewakili Komandan Koharmatau Marsda TNI Rudolf P. Buulolo, S.E., M.M., bertempat di Masjid As-Sulthon Koharmatau, Bandung, Kamis (3/9/2026).

 

Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengusung tema “Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M, Kita Mantapkan Tekad, Bersama Rakyat TNI Prima dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia Maju dan Berdaulat.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan TNI tidak hanya bertumpu pada profesionalisme dan kemampuan dalam menjalankan tugas, tetapi juga pada karakter, integritas, serta kedekatan dengan rakyat.

 

Dalam sambutan Komandan Koharmatau yang dibacakan Wadan Koharmatau, disampaikan pentingnya seluruh keluarga besar Koharmatau mengedepankan semangat persaudaraan dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

 

“Mari saling mengasihi, merangkul bukan memukul, menyatukan bukan memecah belah,” pesan Dankoharmatau. Jadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme, serta senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.tegasnya.

 

Lebih lanjut, Dankoharmatau menekankan bahwa sebagai bagian dari TNI Angkatan Udara, seluruh personel Koharmatau dituntut untuk terus menjaga soliditas, disiplin, dan profesionalisme. Nilai-nilai tersebut harus berjalan seiring dengan upaya membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai salah satu kekuatan penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH. Dr. Ahmad Khumaidi, M.Sc., mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman nyata dalam kehidupan, baik dalam menjalankan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid, tetapi harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

 

“Untuk para pimpinan, hadirkan sifat kasih dan perhatian kepada bawahan. Untuk para prajurit dan ASN, hadirkan ketegasan, integritas, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas kedaulatan,” tuturnya.

 

“Prajurit yang merasa diperhatikan akan memiliki ketenangan dalam melaksanakan tugas. Karena itu, kebutuhan prajurit dan keluarganya perlu menjadi perhatian agar mereka dapat bekerja dengan fokus dan memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” jelasnya.

 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Koharmatau pada akhirnya bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai kepemimpinan, kepedulian, persaudaraan, integritas, dan pengabdian.