<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>"Berita TNI AU"</title>
    <description>Berita TNI AU Terkini</description>
    <atom:link href="https://tni-au.mil.id/index.php/rss/dankoharmatau-dorong-ketahanan-pangan-dan-pelestarian-lingkungan-di-depohar-40" rel="self"/>
    <link>https://tni-au.mil.id/index.php/berita/detail/dankoharmatau-dorong-ketahanan-pangan-dan-pelestarian-lingkungan-di-depohar-40</link>
    <item>
      <title>﻿Dankoharmatau Dorong Ketahanan Pangan dan Pelestarian Lingkungan di Depohar 40</title>
      <link>https://tni-au.mil.id/index.php/berita/detail/dankoharmatau-dorong-ketahanan-pangan-dan-pelestarian-lingkungan-di-depohar-40</link>
      <description><![CDATA[TNI AU. Margahayu – Komandan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau) Marsda TNI Rudolf P. Buulolo, S.E., M.M., didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Gabungan Koharmatau Ny. Ayu Rudolf P. Buulolo, melaksanakan kunjungan kerja ke Depo Pemeliharaan (Depohar) 40, Margahayu, Bandung, Senin (07/09/2026). Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Dankoharmatau bersama rombongan melaksanakan penanaman pohon manggis sekaligus meninjau berbagai program ketahanan pangan yang dikembangkan Depohar 40 sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan kemandirian pangan.Penanaman pohon manggis menjadi salah satu simbol komitmen Depohar 40 dalam menjaga lingkungan sekaligus mengembangkan potensi lahan secara produktif. Sebanyak lima lubang tanam disiapkan untuk pohon manggis (Garcinia mangostana), yang dikenal sebagai “Ratu Buah” dan memiliki nilai ekonomi serta manfaat ekologis. Kegiatan dilanjutkan dengan penebaran secara simbolis 1.000 ekor benih ikan nila merah jenis Nirwana ke kolam budidaya seluas kurang lebih 300 meter persegi. Langkah tersebut menjadi bagian nyata dari pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan.Tidak berhenti pada tanaman buah dan budidaya ikan, rombongan juga meninjau kawasan ketahanan pangan Depohar 40 yang di dalamnya terdapat budidaya lebah trigona atau lebah klanceng serta berbagai tanaman pangan. Budidaya lebah trigona dikembangkan sebagai sumber madu dan propolis sekaligus mendukung proses penyerbukan tanaman. Sementara itu, di Greenhouse seluas 45 meter persegi, dikembangkan berbagai sayuran hidroponik seperti seledri, pakcoy, selada bokor, siomak, kangkung, selada merah, serta tanaman cabai dan terong ungu. Ketua PIA Ardhya Garini Gabungan Koharmatau bersama rombongan turut meninjau dan melaksanakan panen secara simbolis tanaman yang telah siap dipanen.Rangkaian kunjungan tersebut menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak hanya berbicara tentang menghasilkan bahan pangan, tetapi juga tentang bagaimana lahan dikelola secara kreatif, produktif, dan berkelanjutan. Melalui penanaman pohon, budidaya ikan, lebah trigona, serta pertanian hidroponik, Depohar 40 menunjukkan langkah konkret dalam membangun lingkungan yang hijau sekaligus memberikan manfaat bagi personel dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan inovasi ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan di lingkungan TNI Angkatan Udara.]]></description>
      <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 02:46 +0700</pubDate>
      <guid>https://tni-au.mil.id/index.php/berita/detail/dankoharmatau-dorong-ketahanan-pangan-dan-pelestarian-lingkungan-di-depohar-40</guid>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/index.ph%70/images/sw/md/2026/09/WhatsApp%20Image%202026-09-07%20at%2014.13.44-1129215-600.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://www.tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/09/WhatsApp%20Image%202026-09-07%20at%2014.15.11-1129215-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://www.tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/09/WhatsApp%20Image%202026-09-07%20at%2014.15.11%20(1)-1129215-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://www.tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/09/WhatsApp%20Image%202026-09-07%20at%2014.15.12-1129215-1080.webp" type="image/webp"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
