<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>"Berita TNI AU"</title>
    <description>Berita TNI AU Terkini</description>
    <atom:link href="https://tni-au.mil.id/index.php/rss/disbintalau-perkuat-ketahanan-ideologi-prajurit-melalui-literasi-radikalisme" rel="self"/>
    <link>https://tni-au.mil.id/index.php/berita/detail/disbintalau-perkuat-ketahanan-ideologi-prajurit-melalui-literasi-radikalisme</link>
    <item>
      <title>Disbintalau Perkuat Ketahanan Ideologi Prajurit melalui Literasi Radikalisme</title>
      <link>https://tni-au.mil.id/index.php/berita/detail/disbintalau-perkuat-ketahanan-ideologi-prajurit-melalui-literasi-radikalisme</link>
      <description><![CDATA[﻿TNI AU. Dinas Pembinaan Mental dan Ideologi TNI Angkatan Udara (Disbintalau) memperkuat literasi dan kewaspadaan prajurit terhadap perkembangan ideologi melalui Mitigasi Radikalisme TNI Angkatan Udara TA. 2026 di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (23/9/2026).Kadisbintalau Marsma TNI Drs. Jaetul Muchlis, M.Ag., menyampaikan bahwa mitigasi yang dikemas dalam bentuk bedah buku karya Prof. Jajang Jahroni, M.A., Ph.D., menjadi ruang intelektual untuk memperkuat kemampuan prajurit TNI AU memahami dinamika ideologi dan perkembangan pemikiran keagamaan di tengah masyarakat.Menurutnya, ketahanan mental, ideologi, dan rohani perlu dibangun melalui pemahaman yang utuh, tidak hanya mengenai apa yang berkembang, tetapi juga mengapa suatu pemikiran berkembang, bagaimana penyebarannya, serta kemampuan membedakan keragaman pemikiran keagamaan dengan paham yang berpotensi mengarah pada radikalisme dan ekstremisme.“Mengenali bukan berarti membenarkan, memahami bukan berarti mengikuti, dan bersikap kritis bukan berarti memusuhi,” ujar Kadisbintalau.Forum tersebut menjadi ruang belajar bersama untuk memperkuat kemampuan prajurit menjaga diri, keluarga, satuan, dan lingkungan dari pengaruh ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.Kegiatan turut dihadiri para Perwira Bintal, Puspomau, Dispamsanau, Dispenau, dan Diskumau.]]></description>
      <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 07:56 +0700</pubDate>
      <guid>https://tni-au.mil.id/index.php/berita/detail/disbintalau-perkuat-ketahanan-ideologi-prajurit-melalui-literasi-radikalisme</guid>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/md/2026/09/WhatsApp%20Image%202026-09-24%20at%2020.14.06-1129824-600.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/09/WhatsApp%20Image%202026-09-24%20at%2020.14.00-1129824-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/09/WhatsApp%20Image%202026-09-24%20at%2020.14.03-1129824-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/09/WhatsApp%20Image%202026-09-24%20at%2020.14.04%20(1)-1129824-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/09/WhatsApp%20Image%202026-09-24%20at%2020.14.04-1129824-1080.webp" type="image/webp"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
