<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>"Berita TNI AU"</title>
    <description>Berita TNI AU Terkini</description>
    <atom:link href="https://tni-au.mil.id/index.php/rss/uji-kesiapsiagaan-pertahanan-udara-nasional-kosek-i-gelar-latihan-hanud-cakra-a-tahun-2026" rel="self"/>
    <link>https://tni-au.mil.id/index.php/berita/detail/uji-kesiapsiagaan-pertahanan-udara-nasional-kosek-i-gelar-latihan-hanud-cakra-a-tahun-2026</link>
    <item>
      <title>Uji Kesiapsiagaan Pertahanan Udara Nasional, Kosek I Gelar Latihan Hanud Cakra A Tahun 2026</title>
      <link>https://tni-au.mil.id/index.php/berita/detail/uji-kesiapsiagaan-pertahanan-udara-nasional-kosek-i-gelar-latihan-hanud-cakra-a-tahun-2026</link>
      <description><![CDATA[﻿TNI AU. Panglima Komando Sektor I (Pangkosek I) Marsma TNI Imam Subekti, S.T., M.IR., selaku Direktur Latihan (Dirlat) memimpin dan mengendalikan pelaksanaan Latihan Cakra A Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 23 hingga 25 Juni 2026, di jajaran Kosek I. Jalannya latihan dipantau dan dievaluasi secara terpusat melalui Video Conference (Vicon) dari Ruang Yudha Posek Kosek I, Medan, Kamis (25/6/2026).Latihan Cakra A merupakan latihan puncak pertahanan udara yang bertujuan untuk memelihara, meningkatkan, dan menguji kemampuan serta kesiapsiagaan unsur pertahanan udara TNI Angkatan Udara dalam menjaga kedaulatan wilayah udara nasional. Kegiatan ini mengintegrasikan kemampuan unsur radar, pesawat tempur, Heli SAR dan pertahanan udara darat dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman udara secara terpadu.Rangkaian latihan diawali dengan pengecekan kesiapan operasional, briefing penerbangan, serta analisis skenario latihan sebelum seluruh unsur memasuki tahapan operasi. Dalam skenario yang dilatihkan, sebuah pesawat CN dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma bertindak sebagai Bulsi (Penimbul Situasi) yang mensimulasikan pesawat asing memasuki wilayah udara Indonesia tanpa flight clearance.Pergerakan sasaran pertama kali terdeteksi oleh unsur radar Satrad 103 Sibolga dan Satrad 104 Dumai yang melaksanakan fungsi deteksi, tracking, dan pelaporan secara berjenjang kepada Posek Kosek I. Berdasarkan data radar tersebut, unsur komando dan kendali Kosek I segera melaksanakan analisis ancaman dan mengambil langkah-langkah penindakan sesuai prosedur operasi pertahanan udara.Menindaklanjuti perkembangan situasi, Pangkosek I selaku Dirlat meningkatkan status kesiagaan seluruh satuan jajaran dan memerintahkan unsur pesawat tempur F-16 dari Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin untuk melaksanakan scramble, intersepsi, dan identifikasi visual terhadap sasaran. Dalam skenario latihan, berbagai&nbsp; tindakan penegakan hukum dan kedaulatan udara turut dilatihkan, mulai dari pengusiran, pemaksaan mendarat (force down) hingga penghancuran terhadap sasaran yang dikategorikan sebagai ancaman nyata,Selain melibatkan unsur radar dan pesawat tempur, latihan ini juga mengintegrasikan kemampuan pertahanan udara darat dengan melibatkan Yon Arhanud 11 Pasgat Pekanbaru. Pada kesempatan tersebut, satuan dilatihkan penggunaan Radar Tracking yang terintegrasi dengan Meriam (penangkis serangan udara) PSU Oerlikon milik Kopasgat. Kemampuan ini menjadi bagian penting dalam sistem pertahanan udara berlapis guna mendukung deteksi, penjejakan, dan penindakan sasaran udara secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.Selama pelaksanaan latihan, Pangkosek I bersama para pengendali dan unsur terkait menyaksikan secara langsung seluruh tahapan latihan operasi melalui Video Conference yang terpusat di Ruang Yudha Posek Kosek I. Sistem pemantauan tersebut memungkinkan proses deteksi radar oleh Satrad 103 Sibolga dan Satrad 104 Dumai, pengambilan keputusan komando, pelaksanaan intersepsi pesawat tempur F-16, hingga kesiapan unsur pertahanan udara darat dapat dipantau dan dievaluasi secara real time.Latihan Cakra A TA 2026 berhasil menguji semua unsur antara satuan radar, unsur tempur sergap, dan pertahanan udara darat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen TNI Angkatan Udara, khususnya Kosek I, dalam memastikan kesiapan sistem pertahanan udara nasional guna menjaga tegaknya kedaulatan wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia dari setiap potensi ancaman yang berkembang.]]></description>
      <pubDate>Thu, 25 Jun 2026 07:16 +0700</pubDate>
      <guid>https://tni-au.mil.id/index.php/berita/detail/uji-kesiapsiagaan-pertahanan-udara-nasional-kosek-i-gelar-latihan-hanud-cakra-a-tahun-2026</guid>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/md/2026/06/f149b3cf-f8e0-4ebb-80bd-3c8aa8762268-1127108-600.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/06/WhatsApp%20Image%202026-06-25%20at%2018.25.04-1127108-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/06/WhatsApp%20Image%202026-06-25%20at%2017.57.22-1127108-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/06/WhatsApp%20Image%202026-06-25%20at%2017.57.19-1127108-1080.webp" type="image/webp"/>
      <enclosure url="https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/06/WhatsApp%20Image%202026-06-23%20at%2016.23.02%20(5)-1127108-1080.webp" type="image/webp"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
