Pustaka

Indonesia beli pesawat C295 dari Airbus Military

Dibaca: 35 Oleh 16 Feb 2012Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Jakarta (ANTARA News) – Indonesia dan pihak Airbus Military menandatangani kontrak senilai 325 juta dollar AS untuk pembelian sembilan pesawat angkut C-295, yang akan digunakan untuk tujuan pertahanan, logistik, dan kemanusiaan.

Kontrak ditandatangani Direktur PT Dirgantara Indonesia (DI) dengan President and CEO Airbus Military pada acara Singapore Air Show, disaksikan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, dan sejumlah angggota Komisi I di ajang “Singapore Airshow”, Rabu.

Pesawat pertama akan dikirim ke Indonesia tahun ini. Sisanya dijadwalkan akan dikirim hingga tahun 2014. “Ini momen yang membanggakan bagi negara kami serta bagi industri kedirgantaraan Indonesia,” kata Menteri Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro, saat penandatanganan kesepakatan itu di Singapore Airshow.

“(Pesawat) C-295 menyediakan kapasitas ideal untuk memenuhi kebutuhan pesawat angkut militer dan kemanusian di Indonesia saat ini dan masa depan,” tambah Purnomo.

Pesawat C-295, yang kemudian oleh Indonesia akan dinamai CN-295, yang dibeli itu merupakan pesawat angkut menengah yang dapat dikonfigurasi bagi sejumlah tujuan operasional yang berbeda seperti pengawasan permukaan, perang anti-kapal selam, operasi pencarian dan penyelamatan.

Baca juga:  Satgas Indo FPC Konga XXVI E-2 Melaksanakan Evaluasi Bulan Pertama

Pesawat-pesawat tersebut akan digunakan untuk “berbagai peran termasuk militer, logistik, misi kemanusiaan dan evakuasi medis,” demikian menurut sebuah pernyataan yang dikutip kantor berita AFP.

Purnomo tidak menutup kemungkinan akan adanya pembelian pesawat C-295 tambahan. Ia mengatakan unit-unit lain dalam militer Indonesia tertarik pada pesawat tersebut. “Pihak kepolisian misalnya … juga tertarik dalam hal ini. Dan Anda tahu, versi C-295 yang kami pesan sekarang untuk Angkatan Udara, dan mungkin Angkatan Darat juga tertarik,” katanya.

Sementara itu Kementerian Pertahanan Indonesia menyatakan kesepakatan itu mencakup sebuah kerjasama antara PT Dirgantara Indonesia (PTDI), sebuah BUMN penerbangan, dan Airbus Military. Dalam kerjasama itu, Indonesia, dalam hal ini PT DI, membuat komponen untuk C-295. Kemitraan itu akan memungkinkan PT DI “mengembangkan bisnis kedirgantaraannya,” kata Chief Executive PTDI, Budi Santoso.

“Hal ini akan menempatkan PTDI di panggung kedirgantaraan global dan memungkinkan kami meningkatkan keterampilan dan tenaga kerja,” ujar Budi.

Ia mengemukakan kontrak tersebut dibangun atas dasar hubungan kerja sama yang baik antara Airbus Military dengan Industri Penerbangan Indonesia. Kerja sama tersebut akan memberikan kemampuan yang tepat bagi Indonesia di masa mendatang dan memberikan kesempatan kepada PT DI untuk menumbuhkan bisnis industri penerbangannya sebagai penyedia tingkat pertama.

Baca juga:  Dansektor Timur UNIFIL kunjungi AOR Batalyon Mekanis Konga XXIII-F/UNIFIL

Hal itu akan menempatkan PT DI di peta industri penerbangan global dan memberi kesempatan kepada Industri penerbangan Indonesia untuk mengembangkan kemampuan tenaga kerja.

Tahun 2011, total anggaran Pertahanan Indonesia sebesar 6,39 miliar dollar AS. Dengan jumlah, Indonesia menempati di peringkat kedua di Asia Tenggara, di belakang Singapura, dalam hal besaran anggaran pertahanan.

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/297461/indonesia-beli-pesawat-c295-dari-airbus-military

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel