Berita

Instruktur Harus miliki Prestasi terbang terbaik

Dibaca: 43 Oleh 20 Feb 2015Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Selamatan dan doa bersama dalam rangka Pembukaan Bina Terbang Sekolah Instruktur Penerbang angkatan-73 dilaksanakan di Masjid Dispatch Wingdik Terbang, belum lama ini. Kegiatan tersebut menandai dimulainya kegiatan Bina terbang SIP Angkatan ke-73 di Sekolah Penerbang Lanud Adisutjipto. Sekolah Instruktur Penerbang angkatan ke-73 yang dibuka tanggal 8 Januari 2015 ini akan melaksanakan kegiatan Bina Terbang pada tanggal 23 Februari 2015 mendatang dengan menggunakan pesawat KT-1. B.

SIP TNI AU Angkatan ke-73 ini diikuti oleh 14 perwira penerbang. Mereka adalah Alumni Akademi Angkatan udara yang sudah berdinas selama 8-12 tahun berpangkat Mayor dan Kapten. Mereka telah menjadi penerbang diberbagai Skadron Udara (skadud) di Indonesia diantaranya Skadron Tempur, Angkut dan Heli. Mereka akan melaksanakan latihan terbang sebanyak 68 shorties, 70 Jam terbang. Kegiatan ini dilaksanakan dimana sebelumnya melaksanakan 315 Jam pelajaran di kelas.

Bina terbang akan melaksanakan materi instrumen, aerobatic, formasi, terbang rendah, navigasi terbang rendah, terbang malam, dan sekaligus melatih para calon instruktur bagaimana cara mengajarkan kepada siswa penerbang.

Baca juga:  SATPOM AU LANUD SJAMSUDIN NOOR GELAR SWEPING

Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Yadi I. Sutanandika, M.S.S berpesan bahwa pasa siswa instruktur akan belajar dan berlatih dengan menggunakan wahana pesawat terbang dan media udara yang memiliki resiko. Resiko itu, bisa diminimalis atau ditiadakan sama sekali, sehingga mampu menempatkan keselamatan terbang dan kerja secara proporsional dengan mematuhi segala ketentuan yang berlaku.

Komandan Lanud Menambahkan Tradisi doa bersama dengan pemotongan tumpeng menjelang Bina terbang ini bermakna pemberian energi kepada para siswa semoga latihan yang akan dilaksanakna diberikan kelancaran, keselamatan dan prestasi.

Pendidikan Instruktur Penerbang merupakan pendidikan pengembangan speialisasi perwira penerbang untuk diarahkan menjadi Instruktur Penerbang Militer yang terampil dan handal dengan didukung jiwa juang yang tinggi. Pendidikan ini juga merupakan penambahan kemampuan profesi, yang menuntut adanya kesungguhan dan loyalitas. Mereka juga dituntut untuk dapat menjadi suri tauladan bagi orang lain di lingkungannya. Karena ditangan para Instrukturlah kualitas hasil didik akan ditentukan.

Acara doa bersama menjelang Bina terbang SIP angkatan 73, dihadiri oleh Komandan Wingdikterbang Kolonel Pnb Ign Wahyu Anggono, Komandan Skatek 043, Para Komandan Skadik, Para Instruktur, dan para ground crew.

Baca juga:  EMPAT CALON PA PK TNI LANUD PEKANBARU SIAP BERSAING DI TINGKAT PUSAT

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel