Berita

Istri Menyematkan Tanda Pangkat Suami

Dibaca: 127 Oleh 03 Okt 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Tidak seperti penyematan tanda pangkat biasa, kali ini penyematan tanda pangkat kepada personel Lanud Suryadarma yang naik pangkat, dilakukan oleh istri masing-masing. Penyematan itu dilakukan setelah Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI Timbang Sembiring Meliala menyematkan tanda pangkat kepada tiga perwakilan penyematan pangkat Perwira, Bintara, Tantama, dan Aparatur Sipil Negara di Lapangan Dirgantara Lanud Suryadarma Kalijati Subang Jawa Barat. Senin, (2/10).

Dari atas podium Danlanud menyaksikan dengan seksama bagaimana para istri memasang tanda pangkat suaminya masing-masing. Apabila istri mengalami kesulitan menyematkan tanda pangkat suaminya, itu bisa menunjukkan bahwa sang istri mungkin sekali tidak pernah memasang pangkat suaminya.

“Penyematan tanda pangkat oleh istri kepada suami akan dijadikan sebagai tradisi militer di Lanud Suryadarma, hal ini dimaksudkan untuk menciptakan kebersamaan. Selain itu tradisi ini dilakukan sebagai wujud terimakasih dan penghargaan satuan atas jerih payah para istri dalam mendukung karir suami. Tradisi ini juga dapat berdampak positif terhadap keutuhan rumah tangga dari godaan dan gangguan yang merusak hubungan keluarga”, kata Danlanud.

Baca juga:  Rapat Rev Kurdik Susjurlata Jurkom Di Lanud Sulaiman

Personel Lanud Suryadarma yang mendapat anugerah naik pangkat periode 1 Oktober 2017 adalah sebanyak 37 Militer dan 6 Aparatur Sipil Negara. Lebih jauh Danlanud menjelaskan bahwa : “keberhasilan sebuah organisasi sangat ditentukan oleh faktor kualitas para perwira yang menggerakkan roda organisasi. para perwira itu berperan sebagai pemimpin, manager dan staf. sebagai pemimpin, kita dituntut untuk dapat melaksanakan kepemimpinan yang efektif yang bersumber dari 9 Azas Kepemimpinan TNI”.

“Sebagai manager kita dituntut untuk dapat mendefinisikan tugas pokok ke dalam bentuk pelaksanaan kerja yang efektif. Kemampuan managerial untuk mengatur dan mencari solusi membangun mutlak dimiliki perwira sekalian. Sebagai staf, para perwira dituntut kemampuan teknis berdasarkan keahlian masing-masing untuk membantu pemimpin secara optimal. Atas dasar itulah, saya mengajak seluruh perwira untuk dapat bekerja dengan benar sesuai dengan jabatan dan tugasnya masing-masing. Kalian harus menjadi panutan dalam hal kerja keras, disiplin, daya juang, inspirator bagi anak buah untuk menghasilkan kinerja yang optimal”. Pungkas Marsma TNI Timbang Sembiring.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel