Berita

Istri Prajurit Lanud Balikpapan Ikut serta Menjaga dan Melestarikan Budaya Indonesia

Dibaca: 16 Oleh 09 Mar 2017Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Budaya adalah suatu warisan dari leluhur atau nenek moyang kita yang tidak ternilai harganya. Negara Indonesia disebut Negara maritim karena dikelilingin oleh banyak pulau, budaya Indonesia sangat banyak dan beraneka ragam,budaya itulah yang seharusnya kita jaga dan kita lestarikan agar tidak punah atuapun diklaim oleh Negara lain.

Guna menjaga dan melestarikan budaya Indonesia di Kalimantan Timur Ketua Pia Ardhya Garini Cabang 11/D II Lanud Balikpapan Ny. Mariana Yani Ajat, mengajak ibu-ibu pengurus PIA Ardhya Garini Lanud Balikpapan utuk turut serta dalam menjaga dan melestarikan Budaya indonesia agar tetap terpelihara, Salah satu usaha untuk melestarikan dan menjaganya, PIA Lanud Balikpapan, melakukan kunjungan kebeberapa obyek wisata, bersejarah di Kalimantan timur diantaranya Museum Mulawarman di Tenggarong, Masjid Islamic Center Samarinda, Desa wisata budaya suku dayak kenyah di Pampang Sungai Siring Samarinda, dan pusat kerajinan kain tenun Samarinda, Minggu (5/3),

Obyek wisata yang pertama dikunjungi Oleh Ketua Pia Lanud Balikpapan beserta para pengurus adalah Museum Mulawarman yang sebelumnya adalah bangunan Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara. Bangunan ini didirikan pada tahun 1932 oleh Pemerintah Belanda yang menyerahkan Keraton kepada Sultan Adji Muhammad Parikesit pada tahun 1935. Di dalam Museum Mulawarman tersimpan benda-benda sejarah yang pernah digunakan oleh Kesultanan seperti Singgasana, Tempat Peraduan, Pakaian Kebesaran, Tombak, Keris, Meriam, Kalung dan Prasasti Yupa.

Baca juga:  Letkol Pnb M. Yani Amirullah Jabat Kadisops Lanud Roesmin Nurjadin

Perjalanan Rombongan Pia Lanud Balikpapan dilanjutkan melihat secara dekat Masjid Islamic Center Samarinda yang merupakan ikon kebanggaan masyarakat kaltim. Masjid Islamic Center adalah masjid yang terletak di kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timrur, yang merupakan masjid termegah dan terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Masjid Istiqlal Jakarta. Dengan latar depan berupa tepian sungai Mahakam, masjid ini memiliki menara dan kubah besar yang berdiri tegak. masjid ini memiliki sebanyak 7 menara di mana menara utama setinggi 99 meter yang bermakna asmaul husna atau nama-nama Allah yang jumlahnya 99.

Usai dari Masjid Islamic Center, Rombongan Pia Lanud Balikpapan mengunjungi obyek wisata suku dayak kenyah di Desa pampang, Desa Pampang merupakan salah satu tempat wisata yang masih mempertahankan budaya suku Dayak kenyah. Tak berlebihan jika Desa Pampang termasuk destinasi budaya di Kalimantan Timur yang menyimpan keunikan berbeda. Di desa ini wisatawan bisa menikmati tarian tradisional khas Suku Dayak di rumah adat Suku Dayak yang disebut Lamin Adat Pamung Tawai, Rumah adat yang megah ini penuh ukir-ukiran indah khas Dayak.

Baca juga:  Pertemuan Rutin PIA AG Lanud Surabaya

Mengakhiri perjalanan wisata kali ini, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 11 Daerah II Lanud Balikpapan Ny. Mariana Yani Ajat beserta pengurus PIA mengunjungi pusat kerajinan sarung tenun khas kalimantan timur yang berada di Samarinda. Kerajinan Sarung tenun samarinda berasal dari daerah Sulawesi Selatan, di bawa oleh orang-orang Bugis ke Samarinda tepatnya Samarinda Seberang pada sekitar abad ke 18.

Di sela-sela kegiatan Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 11/D II Lanud Balikpapan, Ny Mariana Yani Ajat mengatakan Kalimantan Timur tidak hanya mendunia dengan wisata baharinya, namun kearifan budaya Suku Dayak juga memiliki daya magis bagi wisatawan untuk menghabiskan waktu di salah satu provinsi di Kalimantan Timur ini, Wisata budaya yang menjadi sorotan Bagi Wisatawan adalah budaya tarian adat suku Dayak yang berpusat di Desa Dayak Pampang Samarinda. Cukup beralasan jika Desa Dayak Pampang Samarinda dinobatkan sebagai salah satu aset unggulan wisata lokal, karena keberadaannya mampu menyedot wisatawan baik lokal maupun asing. ”jelas Ny Mariana Yani Ajat.

Baca juga:  Satgas Pamrahwan Papua Yonko 462 Paskhas Melaksanakan Olah Raga Bersama Masyarakat SentaniI

“Lebih lanjut ketua Pia Lanud Balikpapan mengatakan Kunjungan Ke Obyek wisata ini dilaksanakan dengan maksud untuk menambah pengetahuan tentang berbagai budaya yang berada di Kalimantan Timur, serta sangat baik sebagai sarana untuk melihat kearifan lokal dan pelestarian seni dan budaya dan sebagai alternatif menikmati Wisata di Kalimantan Timur, kunjungan yang berlangsung sehari tersebut sebagai realisasi program kerja PIA Ardhya Garini Pengurus Cabang 11/ D II Lanud Balikpapan, khususnya dari Seksi Kebudayaan. ungkap Ny. Mariana Yani Ajat..

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel