Berita

Jajaran Mabesau Peringati Ke-68 Hari Bakti TNI AU

Dibaca: 17 Oleh 29 Jul 2015Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Peringatan ke-68 Hari Bakti TNI Angkatan Udara tahun 2015 merupakan upaya untuk mengenang keteladanan, pengabdian dan pengorbanan para pejuang Angkatan Udara dalam membela dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Demikian sambutan Kasau pada upacara peringatan Hari Bakti Angkatan Udara tahun 2015 yang dibacakan Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Kasau Marsda TNI Ucok Usra Harahap di Lapangan Apel Mabesau, Cilangkap. Rabu (29/7).

Dikatakan, adanya dua peristiwa penting yang terjadi pada tanggal 29 Juli 1947. Pertama yaitu munculnya heroisme para kadet Penerbang Angkatan Udara yaitu Kadet Penerbang Mulyono, Sutarjo Sigit, dan Suharnoko Harbani untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah, dengan melakukan serangan udara pada pagi hari ke kubu pertahanan Belanda di Semarang, Ambarawa dan Salatiga. Serangan udara ini merupakan operasi udara pertama kali dan menjadi cikal bakal operasi udara yang terus dikembangkan oleh TNI Angkatan Udara

Kedua, gugurnya perintis dan pendahulu TNI Angkatan Udara yaitu Komodor Udara Agustinus Adisutjipto, Komodor Udara Prof. Dr. Abdulrachman Saleh dan Opsir Muda Udara I Adi Sumarmo, saat melakukan misi kemanusiaan membawa obat-obatan bantuan dari Palang Merah Malaya untuk Palang Merah Indonesia. Pesawat Dakota VT-CLA yang digunakan mereka ditembak pesawat tempur Kitty Hawk Belanda dan jatuh didesa Ngoto Yogyakarta.

Baca juga:  22 CALON TAMTAMA IKUTI PANTUKIRDA DI LANUD MANUHUA

Diatakan Kasau, semangat perjuangan dan kerelaan berkorban tanpa pamrih para pendahulu dalam peristiwa bersejarah tersebut, menjadikan inspirasi dan semangat sekaligus sebagai nilai moral dan profesionalisme prajurit TNI Angkatan Udara dalam melaksanakan tugas pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Apalagi perjuangan dan pengabdian saat ini mengalami perubahan seiring perkembangan lingkungan strategis, sehingga tugas dan tantangan kedepan yang dihadapi akan semakin berat dan komplek. Untuk itu, sumber daya yang ada harus dikelola secara cermat agar pengabdian TNI AU dapat terus dirasakan oleh masyarakat, negara dan bangsa.

Selaras dengan tema peringatan hari bakti tahun ini, yaitu ”Dilandasi Semangat Kepahlawanan dan Pengorbanan 29 Juli 1947, Prajurit TNI Angkatan Udara bertekad meningkatkan Darma Baktinya dalam menjaga Kedaulatan NKRI ‘’. Tema ini kiranya dapat diimplementasikan secara nyata sebagai prajurit dan PNS TNI Angkatan Udara. Hal sederhana adalah melakukan evaluasi terhadap apa yang sudah dilakukan dan yang belum di pertanggungjawabkan berkaitan peran, fungsi dan tugas sebagai prajurit dan abdi negara. Dengan melaksanakan evaluasi akan mengetahui seberapa besar kelemahan dan kekurangan, serta seberapa besar keberhasilan yang telah diraih, yang kemudian menjadi masukan bagi penyempurnaan pelaksanaan tugas berikutnya. Apabila itu dilakukan dengan benar dan bersungguh-sungguh, maka TNI Angkatan Udara kedepan akan lebih mampu memainkan perannya dalam mewujudkan bangsa dan negara Indonesia yang lebih baik, tegasnya.

Baca juga:  LELANG TENDER BANGFAS DIPA 2012 DI LANUD REMBIGA

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel