Berita

Jajaran TNI AU Di Bogor Peringati Nuzulul Qur’an

Dibaca: 8 Oleh 05 Agu 2013Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Komandan Wing Pendidikan Umum (Danwingdikum) Kolonel Pnb Arif Widianto bersama Danlanud Atang Sendjaja Marsekal PertamaTNI Eko Supriyanto, seluruh anggota keluarga besar Lanud Atang Sendjaja, Wingdikum dan Kompi Senapan Paskhas yang beragama Islam bersama masyarakat mengikuti kegiatan Nuzulul Qur’an 1434 H bertempat di Mesjid Ajnihatul Wathoni Lanud Atang Sendjaja, Bogor, belum lama ini. Hadir dalam acara tersebut Komandan Wing 4 Kolonel Pnb Fachrizet, SSos, para Kepala Dinas, para Komandan Satuan, Ketua Pia Cabang Lanud ATS dan Pengurus serta Ibu-ibu Pia Ardhya Garini Cabang 6. Gabungan II Wingdikum.

Pada acara peringatan tersebut, Wingdikum mendapat giliran sebagai panitia penyelenggara. Acara diawali dengan pembukaan oleh MC Sertu Sintawati, pembacaan ayat suci Al’Quran oleh Mayor Sus Safrin Nasution, S.Ag., dan saritilawah Serka Ulva Silvia, sambutan Danlanud Atang Sendjaja Marsma TNI Eko Supriyanto, dilanjutkan dengan penampilan kreasi anak-anak TPA Masjid At-Taqwa Lanud Atang Sendjaja yaitu kosidah, hafalan ayat-ayat pendek, hadist dan hafalan Al-Quran, kemudian penyerahan hadiah lomba tradisi keagamaan dibulan Ramadhan oleh Bunda Hery selaku pengasuh TPA Mesjid Attaqwa, Danwingdikum Kolonel Pnb Arif Widianto, juga oleh Danlanud Atang Sendjaja Marsma TNI Eko Supriyanto kepada santri kecil, dan penyerahan seribu kitab suci Al-Qur’an secara simbolis dari yayasan Daarul Qur’an Nusantara. Terakhir acara pokok yaitu ceramah hikmah peringatan Nuzulul Qur’an 1434 H oleh Ustadz KH Ahmad Jamil.

Baca juga:  Peringatan Isra Mi’raj di Lanud Sulaiman

Komandan Lanud ATS Marsekal Pertama TNI Eko Supriyanto dalam sambutannya antara lain mengatakan, Ramadhan adalah bulan yang penuh keistimewaan, penuh barokah dan ampunan, dimana pada bulan inilah kitab suci Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Turunnya Al-Qur’an menjadikan motivasi dan keyakinan Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan tugas kerasulannya. Karena Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang telah dijamin kebenarannya dan tidak ada peraturan lain yang sanggup menandinginya, yang berisikan tuntunan dan peraturan yang wajib kita taati, dan larangan yang wajib kita tinggalkan.

Semula tausyah ini akan diisi oleh Uztad kondang KH. Yusuf Mansyur, tapi beliau berhalangan hadir karena melaksanakan umroh sehingga diwakilkan kepada KH. Ahmad Jamil dari PPPA Daarul Qur’an.

KH. Ahmad Jamil dalam tausyahnya mengatakan sesungguhnya Alquran tiada keraguan bagi kita ummat Islam, Al Qur’an memiliki drajat yang paling tinggi diantara kitap-kitap sebelumnya, didalamnya terkandung firman Allah antara lain “seandainya Al Qur’an itu di turunkan di atas gunung niscaya gunung itu tidak akan kuat menrimanya sehingga akan terpecah belah berkeping-keping menjadi abu, “Subhanalloh begitu dahsyatnya kalam Ilahi, tetapi Nabi Muhammad /sebagai umat manusia melalui perantara malaikat mampu menerimanya, ” Subhanalloh” sehingga sampai hari ini kita dapat membacanya, syukur-syukur bisa menghapasnya “Jelasnya”.

Baca juga:  Komandan Lanud Sjamsudin Noor Sambut Kedatangan Danguspurla Koarmada II

Diantara momentum yang berharga di bulan Ramadhan adalah malam nuzulul qur’an dan lailatul Qadar. Keduanya merupakan ruang bersejarah yang menentukan kehidupan dunia selanjutnya. Karena keduanya berhubungan langsung dengan proses turunnya al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup umat manusia.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel