Berita

Jam Komandan Lanud Tarakan

Dibaca: 11 Oleh 01 Nov 2016Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Komandan Lanud Tarakan Kolonel Pnb Umar Fathurrohman, S.IP., M.Si. laksanakan kegiatan jam komandan yang diikuti oleh seluruh anggota Lanud Tarakan, Senin (31/10).

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang briefing Baseops Lanud Tarakan ini dihadiri juga oleh Kadispers Lanud Tarakan, Mayor Adm I. Ery Witjaksono, Kadislog Lanud Tarakan Mayor Kal Hari Setiawan, serta Kakes Lanud Tarakan Mayor Kes Agung Riyadi. Kegiatan ini dilaksanakan setelah dilaksanakannya apel pagi mingguan rutin di halaman Baseops Lanud Tarakan.

Dalam pengarahannya, Komandan Lanud Tarakan menyampaikan beberapa penekanan penting yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Beliau menekankan kepada seluruh anggota khususnya anggota Lanud Tarakan untuk menghindari segala bentuk pungutan liar (Pungli) dalam bentuk apapun. “Saat ini Presiden Jokowi menginginkan pemberantasan pungli menjadi suatu gerakan nasional, jadi kepada seluruh anggota Lanud Tarakan untuk menghindari pungli dalam bentuk apapun”, tegasnya.

Selain itu, hal lain yang tidak kalah penting adalah mengenai netralitas TNI khususnya dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah serentak yang dilaksanakan di beberapa daerah. “Sebagai anggota TNI, kita harus bisa menjaga netralitas TNI untuk tidak ikut dalam kegiatan yang berhubungan dengan politik dan pemilihan kepada daerah. Netralitas TNI harus terus dapat dijaga agar tetap terjalinnya persatuan dan kesatuan khususnya di dalam diri TNI khususnya TNI AU”, imbuhnya.

Baca juga:  OJT Taruna AAU di Skatek 043 : Sebuah Pembelajaran Service Sistem Pesawat

Selain itu, Danlanud juga menyampaikan beberapa poin-poin penting yang juga merupakan arahan dari Panglima TNI diantaranya setiap anggota TNI harus memegang teguh sapta marga dan sumpah prajurit. Tiap anggota TNI harus setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia karena disinyalir ada oknum anggota TNI yang mulai merubah sikap dan mental ideologinya sehingga tidak lagi menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai sapta marga dan sumpah prajurit di dalam hatinya.

Dalam arahan terakhirnya, Komandan Lanud Tarakan juga berpesan kepada seluruh anggota Lanud Tarakan untuk tidak memikirkan dan berbuat demi kehidupan duniawi saja. Beliau berharap dan menekankan kepada seluruh anggota untuk tetap menjaga tingkat keimanan dan ketakwaan di dalam diri masing-masing.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel