Berita

JARINGAN SOSIAL MEDIA RAWAN KEBOCORAN INFORMASI

Dibaca: 21 Oleh 29 Mei 2013Tidak ada komentar
JARINGAN SOSIAL MEDIA RAWAN KEBOCORAN INFORMASI
#TNIAU 

Penggunaan jejaring sosial seperti Face Book, Twitter, Yahoo Maseger, dan penggunaan surat elektronik/E-mail maupun Faximile berpotensi terjadinya kebocoran informasi yang berklasifikasi, oleh karenanya setiap pengiriman informasi berklasifikasi sebaiknya memanfaatkan peralatan sandi.

Demikian disampaikan oleh Mayor Sus Tohir, Ps Kasimatsus Subdis Sankomsus Dispamsanau pada ceramah kontra penginderaan yang dilaksanakan di ruang rapat VIP Baseops Lanud Roesmin Nurjadin, Rabu (29/5).

Selain menyampaikan ceramah, Mayor Sus Tohir dan satu tim Lembaga Sandi Negara melaksanakan sterilisasi di lingkungan Lanud Roesmin Nurjadin guna mengantisipasi adanya upaya penyadapan yang mungkin terjadi di Lanud Roesmin Nurjadin .

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Danlanud Roesmin Nurjadin Kolonel Pnb Andyawan. M.P, S.Ip tersebut juga diikuti oleh seluruh Kepala Seksi dan pejabat Lanud Roesmin Nurjadin.

Pada kesempatan tersebut Danlanud menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim sterilisasi yang telah memberikan ceramah dan informasinya, serta menghimbau kepada seluruh perwira dan anggota agar mewaspadai terjadinya kebocoran informasi, penyadapan komunikasi dan pembobolan data oleh pihakpihak tertentu.

Baca juga:  PIA Lanud Abd Harus Pintar

Pada ceramah kontra penginderaan yang disampaikan oleh Noor Hafis, S. ST, menggambarkan begitu banyaknya celah yang dapat digunakan oleh pihak-pihak tertentu dalam upaya memperoleh informasi yang berklasifikasi.

Pembobolan data dan penyadapan jaringan komunikasi dapat dengan mudah diakses oleh pihak-pihak atau hacker, hal tersebut dikarenakan banyaknya aplikasi dan perangkat IT yang mendukung hal tersebut.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel