Berita

Jelang Sarasehan Hari Bhakti TNI AU Ke-70

Dibaca: 6 Oleh 10 Jul 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Jelang sarasehan dalam rangka Hari Bhakti TNI AU ke-70 yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2017 bertempat di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala.Sarasehan ini agak berbeda dengan peringatan-peringatan sebelumnya yang dilaksanakan di Gedung Sabang Merauke (GSM) Akademi Angkatan Udara.

Berbagai persiapan tengah dilaksanakan sejak beberapa bulan yang lalu, dengan menyiapkan berbagai sarana prasarana, merenovasi dan memaksimalkan berbagai fasilitas yang ada di Muspurdila.

Malam tadi tepatanya malam minggu ini, pesawat yang menjadaikan icon TNI AU pada masa itu yaitu pesawat L-29 Dolphin, di cat ulang agar lebih keren dan dikembalikan pada warna cat aslinya.

Pengecatan tersebut langsung dipimpin Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Letkol Sus Drs. Dede Nasrudin. bersama staf dan anggotnya. Pesawat L-29 Dolphin yang berposisi di ruang alutsusta 2. rencananya juga akan dilihat orang nomor satu di TNI AU, yakni Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahyanto dan Rombongan, pada saat acara sarasehan berlangsung.

Baca juga:  Danlanud Sutan Sjahrir Ajak Anggota Mabur di Kolam Pancing Dirgantara

Menurutnya, bahwa dengan keterbatasan waktu jelang acara sarasehan ini, Muspurdila harus siap, makanya kami maksimalkan berbagai fasilitas dan prasarana, termasuk pengecatan pesawat L-29 Dholpin kita lembur, dilaksanakan dari malam hari hingga pagi. Ini bermaksud supaya tidak mengganggu pengunjung Museum, sehingga diharapkan semua tetap berjalan, papar Kamuspusdirla.

Letkol Sus Drs. Dede Nasrudin, menyampaikan bahwa sebenarnya pengecatan secara lembur pesawat L-29 Dholpin ini, merupakan salah satu dari sekian persiapan yang sama-sam juga dilembur atau dilaksanakan pada malam hari. Ini mengingat bahwa selain keterbatasan waktu yang ada, juga diharapkan tidak mengganggu dan memberikan kenyamanan bagi para pengunjung Museum. Pelaksanaan pengecatan pesawat L-29 Dholpin ini selain dari personel museum, juga dibantu komunitas Djogja 45 yang dengan sukarela ikut begadang sampai pagi.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel