Berita

Kadislambangjaau : Tumbuhkan sense of belonging dan alert dalam melaksanakan budaya safety di kesatuan

Dibaca: 34 Oleh 31 Jan 2014Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Komitmen untuk menuju road to zero accident tidak pernah akan terwujud tanpa kepedulian kita untuk secara bersama-sama membangun budaya safety di semua lini organisasi. Kunci sukses untuk menuju kondisi yang kita harapkan tersebut sangat tergantung pada tingkat kepedulian dan kepekaan setiap personel TNI Angkatan Udara terhadap potensi penyebab terjadinya kecelakaan. Kepala Dinas Keselamatan Terbang dan Kerja Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI Rasrendrobowo menekankan hal tersebut di hadapan 250 orang pesonel Lanud Adisutjipto, RSPAU Hardjolukito dan Denhanud 474/ Paskhas. Penekanan Kadis Lambangjaau tersebut disampaikan dalam rangka Ceramah  Road To Zero Accident di Gedung Jupiter Lanud Adisutjipto, Kamis (30/1).

Lebih lanjut Kadislambangja mengingatkan kembali tentang Budaya Safety. Menurutnya Budaya Safety dapat dilakukan secara perorangan, tim maupun kedinasan yang muaranya mengarah pada upaya seminimal mungkin mencegah terjadinya accident dan incident.  Selain hal tersebut Kadislambangjaau juga menambahkan pentingnya menumbuhkan “sense of belonging” dan “Alert” yang biasanya muncul dari naluri seseorang yang dapat mengarah pada pembentukan sikap loyality dan teamwork dalam melaksanakan budaya safety di kesatuan tersebut.

Baca juga:  STAF KHUSUS LANUD WIR REBUT JUARA I BULUTANGKIS

Selain ceramah dari Kadislambangjaau, Kolonel Pnb Esther Haryanto juga menjelaskan kecelakan bisa terjadi bila Operational Demand (Mission, Medium) memiliki beban lebih berat atau tidak seimbang dibandingkan dengan Operatioanal Capability (Man, Machine). Pelaksanaan Safety Management System yang meliputi 10 langkah pencegahan dan 2 langkah penanganan keadaan darurat mutlak harus dipahami oleh tiap personel di kesatuan. Pemahaman terhadap Safety Management System merupakan rambu-rambu atau petunjuk mengenai apa saja yang perlu menjadi prioritas dalam pelaksanaan tugas berbasis budaya safety di tengah keterbatasan yang ada. Pada Sesi terakhir Kolonel Kes Sukmo dari Dispsiau juga memaparkan hasil penelitian Kecenderungan Perilaku Personel Lanud Adisutjipto terhadap pelaksanaan budaya safety di Lanud Adisutjipto. Hasilnya adalah tingkat tekanan stress terhadap beban kerja masih dapat ditolerir oleh personel lanud Adisutjipto sehingga tidak berpengaruh terhadap faktor pemicu accident dan incident.

Sementara Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Agus Munandar, SE dalam sambutan tertulisnya yang di bacakan oleh Kadisops Kolonel Pnb Ign. Wahyu Anggono mengharapkan melalui ceramah road to zero accident ini agar seluruh anggota Lanud Adisutjipto dapat menyegarkan kembali kepada pentingnya budaya safety dalam setiap bidang penugasan serta menerapkan dalam kedinasan dan kehidupan sehari hari yang dapat bermuara pada tercapainya pelaksanaan Tugas Pokok secara optimal.

Baca juga:  Sinergitas TNI-Polri Cegah Penyebaran Covid-19, Penyemprotan Disinfektan Dan Doa Bersama Di Beberapa Gereja

Acara Ceramah Road To Zero Accident dihadiri pula oleh Kadispers Lanud Adisutjipto Kolonel Pnb Erwan Andrian, para siswa Sekbang, Sekolah Instruktur Penerbang, Sekolah Instruktur Navigator ,perwakilan dari Denhanud 474/ Paskhas dan RSPAU Hardjolukito.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel