Berita

Kadispenau : TNI AU DALAMI KEBENARAN ADA TIDAKNYA PELECEHAN WARTAWAN

Dibaca: 10 Oleh 29 Agu 2016Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

   Menyusul adanya laporan tindakan kekerasan dan perlakuan tidak menyenangkan (pelecehan) yang dialami oleh wartawati Deli Erlina (25 th) oleh prajurit TNI AU Lanud Suwondo Medan, saat terjadi “bentrok” sengketa tanah antara warga Sarirejo dengan prajurit Lanud Suwondo Medan beberapa waktu lalu, kini tim invetigasi TNI AU terus melakukan penyelidikan secara mendalam atas kebenaran laporan tersebut, kata Kadispenau Marsma TNI Jemi Trisonjaya, M. Tr (Han).

     Deli Erlina yang mengaku dari media online Matatelinga.com, dan juga merupakan warga Sarirejo melaporkan apa yang dialaminya kepada petugas Polisi Militer TNI AU (Pomau) Lanud Suwondo Medan. Dalam laporannya, Deli Erlina mengaku sempat didorong dengan kasar dan di ”gerayangi” bagian tubuhnya dari belakang oleh seorang oknum prajurit Lanud Suwondo Medan.

     Pendalaman penyelidikan yang dilakukan oleh tim investigasi meliputi beberapa kegiatan, yaitu pertama mengumpulkan bukti-bukti, keterangan saksi dan hasil visum dokter terhadap bagian tubuh Deli Erlina. Kedua, TNI AU akan melakukan klarifikasi dan kros cek kebenaan ada tidaknya media matatelinga.com ke Dewan Pers, mengingat saat ini begitu banyak media online yang ada, tetapi terkadang tidak masuk kategori sebagai media di data Dewan Pers karena kurangnya berbagai persyaratan yang diperlukan.

Baca juga:  Pangkosek Hanudnas II Kunjungi Satrad 221 Ngliyep dan Satrad 222 Ploso

    Menurut Kadispenau, TNI AU sudah menvisum korban di Rumah Sakit Abdul Malik Lanud Suwondo Medan, tanggal 25 Agustus 2016 lalu, usai laporan yang disampaikannya. Kita tunggu hasil resmi visum tersebut, karena korban baru melaporkan setelah 10 hari kejadian dan hal ini sangat disayangkan, kata Kadispenau. Apalagi, saat kejadian yang bersangkutan juga tidak menggunakan identis (ID Card) wartawan. Namun apabila pernyataan yang bersangkutan tidak benar, kami akan tuntut balik. Biarlah semua berjalan sesuai hukum berlaku, kata Kadispenau.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel