Berita

Kamuspusdirla Pimpin Sholat Dhuha Bersama

Dibaca: 14 Oleh 10 Feb 2016Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Pen Adi. Kamuspusdirla (Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala) Letkol Sus Taibur Rahman pimpin Sholat Dhuha bersama di Mushola setempat, yang dihadiri oleh seluruh anggota museum dan Pentak Lanud Adisujtjpto Rabu (10/2). Kegiatan yang rencananya diagendakan setiap

hari Rabu setelah apel pagi ini dilanjutkan tausyiah oleh Letkol Sus Sutrisno, dan diakhiri doa oleh Kapentak Lanud Adisutjipto Mayor Sus Giyanto.

Ka Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Letkol Sus Thaibur Rahman, dalam pengantarnya menyampaikan bahwa, Sholat Dhuha bersama yang dihadiri oleh kedua instansi tersebut adalah sebuah upaya untuk menjalin silaturrahmi dan kebersamaan, sehingga diharapkan ke depan terjalin hubungan yang baik dan harmonis, serta yang lebih penting adalah selalu bersinergi dalam setiap menjalankan tugas tugas kedepan, karena kegiatan seperti ini dianggap sebagai kegiatan positif yang harus terus dilaksanakan sebagai bekal kehidupan manusia di dunia dan akherat. Lebih lanjut Ka Museum juga menambahkan bahwa Museum dan Penerangan Lanud Adistjipto ada dalam satu naungan yaitu dibawah Dinas Penerangan Angkatan Udara.

Baca juga:  Satpom Lanud SUT Gelar Opsgaktib Dengan Sandi Waspada Wira Elang

Sementara dalam tausiyahnya, Letkol Sus Sutrisno mengangkat tema tentang “ibadah”, karena tugas manusia diciptakan di dunia tidak lain adalah untuk beribadah kepada Allah SWT. Dimana Ibadah dipahami sebagai pengertian yang mempunyai makna luas, bukan hanya sebatas sholat, puasa, zakat dan haji, namun berbuat baik terhadap sesama manusia, dengan cara bertegur sapa dan senyum juga merupakan bentuk ibadah. Dalam ceramahnya beliau juga berbicara tentang rejeki, bahwa rejeki itu rahasia Allah, kalau sudah menjadi rejekinya maka tidak akan hilang. Oleh karenanya, manusia diharapkan harus pandai bersyukur terhadap apa saja yang diberikan Allah, dan istiqomah dalam setiap amal yang dilaksanakan.

Letkol Sus Sutrisno dalam tausyiahnya juga menambahkan bahwa, aplikasi ibadah dalam sehari-hari khususnya dalam pekerjaan diantaranya adalah ikhlas dalam menjalankan tugas serta melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya serta penuh rasa tanggung jawab. Selanjutnya ditambahkan pula aplikasi ibadah dalam mengelola keuangan keluarga diantaranya membiasakan diri dengan menyerahkan zakat penghasilan sebesar 2.5% kepada yang membutuhkan. Sehingga dengan memberikan zakat, penghasilan yang dterima mendapatkan berkah dari Allah SWT meskipun memiliki penghasilan yang terbatas. Selanjutnya kegiatan kerohanian tersebut diakhiri dengan doa oleh Kapentak Lanud Adisutjipto Mayor Sus Giyanto.

Baca juga:  Lanud Supadio Bersihkan Taman Makam Pahlawan Dharma Patria Kubu Raya

 

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel