Berita

Kantung Darah Sekkau untuk PMI

Dibaca: 9 Oleh 25 Jul 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Cinta dan peduli kemanusiaan, Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) dalam rangka peringatan ke-70 Hari Bakti TNI AU, menggelar aksi ‘Donor Darah” bertempat di gedung Leo Watimena, Ksatrian Sekkau, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (24/7).

Komandan Sekkau, Kolonel Pnb Jorry S. Koloay, S.IP., dalam sambutan saat dibukanya kegiatan donor darah mengatakan dengan melaksanakan donor darah berarti kita peduli untuk membantu orang lain yang membutuhkan dalam upaya penyelamatan nyawa dari berbagai kondisi.

Lebih lanjut Kolonel Pnb Jorry S. Koloay, S.IP., mengatakan donor darah tidak hanya memberi manfaat bagi penerima donor darah, namun juga memberikan dampak positif bagi pemberi donor. Karena darah yang sudah dikeluarkan, akan terjadi proses pembentukan sel-sel darah baru sebagai pengganti darah yang hilang dan tentunya lebih baik juga sehat.

Bekerjasama dengan PMI Kabupaten Bogor yang menggandeng H2 Health & Happiness dari Kalbe Farma Tbk dengan produk untuk mencegah dan memelihara kesehatan, dalam kegiatan donor darah di lingkungan Sekkau juga dilaksanakan pemeriksaan oleh tim H2 Health & Happiness. Pemeriksaan yang tidak dipungut biaya ini, melayani pemeriksaan Skin Check untuk mengetahui kesehatan kulit dan pemeriksaan Body Mass Index (BMI) untuk mengetahui perbandingan berat badan terhadap tinggi badan untuk menentukan status ideal berat badan seseorang.

Baca juga:  Bangun Sinergitas, Danlanud Spr Undang Awak Media

Dalam kesempatan itu, Kolonel Pnb Jorry S. Koloay, S.IP., yang juga merupakan ketua Paguyuban Sulawesi Utara, mengajak serta anggota paguyuban untuk memeriahkan Bakti Sosial melalui donor darah bersama anggota Sekkau dan para Perwira Siswa (Pasis) Sekkau Angkatan ke-102, juga mengundang ibu-ibu PIA Ardhya Garini Cabang 7 Gabungan II Sekkau untuk berpartisipasi menyumbangkan darahnya.

Dari 110 peserta donor, hanya 64 kantung darah dari berbagai golongan darah dapat disumbangkan melalui PMI Kabupaten Bogor. Adapun peserta yang tidak dapat diambil darahnya, dikarenakan banyak faktor diantaranya kurangnya kadar haemoglobil (HB) maupun tekanan darah yang rendah.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel