Berita

Kapten Lek Furshon Lulusan Terbaik SBITL A-33 Skadik 201 Lanud Sulaiman

Dibaca: 149 Oleh 26 Jul 2019Tidak ada komentar
Kapten Lek Furshon Lulusan Terbaik Sbitl A-33 Skadik 201 Lanud Sulaiman
#TNIAU 

TNI AU.  Kapten Lek Furshon yang bertugas sebagai PS Kasi Opslat Lanud Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, ditetapkan sebagai lulusan terbaik pendidikan Sekolah Bahasa Inggris Teknik Lanjutan (SBITL) Angkatan ke-33 yang diselenggarakan di Skadron Pendidikan 201 Lanud Sulaiman, Kec. Margahayu, Kab. Bandung, selama lima bulan, Jum’at (26/7).

Sekolah Instruktur Bahasa Inggris Teknik Lanjutan ini mempunyai arti penting dan strategis sebagai salah satu jawaban dalam mengupayakan sumber daya manusia yang berkualitas di lingkunganTNI Angkatan Udara. Selain itu, diharapkan pula agar para lulusan nantinya mampu mengajar dengan metode yang benar sehingga dapat mencetak tenaga-tenaga terampil dan profesional  di bidangnya.

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodiklatau Marsma TNI Diyah Yudanardi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb B.Benny K,SH., MAvMgt., MAIR., saat bertindak sebagai inspektur upacara pada penutupan pendidikan SBITL A-33 bertempat di gedung serba guna Skadik 201 Lanud Sulaiman, yang dihadiri para komandan satuan di wilayah Lanud Sulaiman atau yang mewakili serta para komandan skadik.

Baca juga:  Gowes Ceria Bersama

“Oleh sebab itu, untuk menjadi tenaga pendidik yang baik, haruslah membekali diri dengan sikap batin yang mantap dan rencana yang lugas agar kelak mampu menjembatani semua persoalan yang dihadapi TNI Angkatan Udara termasuk didalamnya alutsista udara,” kata Irup.

Dankodiklatau pun menyampaikan pesan kepada para lulusan  bahwa untuk  menjadi seorang tenaga pendidik tidak cukup dengan sekedar berbekal kecakapan, keterampilan, pengalaman, dan pengetahuan. “Namun, harus mampu pula menampilkan pribadi yang mantap dan integritas yang tinggi. Kuat fisik dan mental karena dalam tugasnya menghadapi tanggung jawab yang cukup berat,” tambah Irup.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel