Berita

Kapten Pnb Luluk Teguh Siswa Terbaik Suspa Lambangja ke-31

Oleh 19 Sep 2011 No Comments
#TNIAU 

Kapten Pnb Luluk Teguh, Perwira dari Skadron Udara 15 Lanud Iswahyudi, Madiun, akhirnya dinyatakan sebagai siswa lulusan terbaik dalam mengikuti pendidikan Suspa Lambangja (Kursus Perwira Keselamatan Terbang dan Kerja) angkatan ke 31. Sedangkan siswa lulusan terbaik Suskeslap (Kursus Kesehatan Lapangan) Paskhas angkatan ke-11 diraih oleh Serda Bambang Sucipto anggota dari Batalyon 464 Paskhasau Malang. Presatasi tersebut diraih berkat dari ketekunan, kerja keras, dan motivasi belajar yang tinggi serta disiplin dari yang bersangkutan selama mengikuti pendidikan.

Kedua Pendidikan tersebut ditutup oleh Komandan Wing Pendidikan Umum (Wingdikum) Kolonel Nav Toto Boedihadjo, S.H, Senin, (19/9), dengan upacara militer bertempat di gedung serba guna Skadik 504, Halim, Jakarta. Acara ditandai dengan penanggalan tanda siswa, penyerahan ijazah dan pemberian penghargaan oleh Danwingdikum kepada Kapten Pnb Luluk Teguh siswa lulusan terbaik Suspa Lambangja juga kepada Serda Bambang Sucipto siswa terbaik Suskes;ap Paskhas. Acara dihadiri para undangan dari Dislambangjaau, Disdikau, Diskesau, Kodikau, Lanud Halim P, Paskhasau, Danskadik 504 Mayor Kes Ners Syahrir, para perwira staf serta para undangan lainnya.

Baca juga:  “Exit Briefing” Tim Wasrik Irkoopsau II di Lanud Surabaya

Danwingdikum Kolonel Nav Toto Boedihardjo, S.H dalam sambutannya mengatakan, keselamatan penerbangan dan kerja bagi TNI AU merupakan pembinaan kemampuan tempur atau combatreadiness. Oleh karena itu sasaran terakhir keselamatan penerbangan dan kerja adalah terpeliharanya dan meningkatnya potensi kekuatan dan kemampuan tempur TNI AU melalui pembinaan terhadap unsur – unsur personel, materiil, media, misi dan manajemen. Untuk mewujudkan tugas-tugas tersebut diperlukan pembinaan kekuatan dan kemampuan guna mencegah kerugian personel, materiil serta fasilitas lainnya melalui sistem pembinaan pencegahan kecelakaan penerbangan dan kerja.

Sedangkan kepada para siswa lulusan Suskeslap Paskhas, Danwingdikum lebih lanjut mengatakan, “saudara sebagai Pasukan Khas Angkatan Udara yang berkemapuan kualifikasi komando diharapkan memiliki kemampuan dan keterampilan dibidang kesehatan lapangan sehingga mampu bertugas sebagai personel kesehatan di mandala operasi dan di medan penugasan secara cepat, tepat dan sigap dalam melakukan pertolongan”,tegasnya.

Pendidikan Suspa Lambangja angkatan ke-31 diikuti oleh 20 orang Perwira, pendidikannya dilaksanakan di Skadik 502 Sedangkan Suskeslap Paskhas angkatan ke-11 diikuti oleh 25 orang Bintara/ Tamtama, pendidikannya dilaksanakan di Skadik 504. Kedua pendidikan ini berlangsung selama dua bulan atau delapan minggu. Pada saat latihan praktis para Perwira Siswa Lambangja mengadakan kunjungan ke KNKT dan maskapai penerbanan Garuda Indonesia. Sedangkan Suskeslap Paskhas melaksanakan Lattis dan praktek lapangan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara dr. Esnawan Antariksa, Halim Perdanakusuma.

Baca juga:  Lanud Sultan Hasanuddin Menerima Kunjungan Tim BPK RI

Komentar