Berita

Kapten Tek Sumardjono Terima Penghargaan

Dibaca: 14 Oleh 14 Mei 2010Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Kapten Tek Sumardjono yang sehari-hari bertugas di Skadron Teknik 044 Lanud Sultan Hasanuddin dengan jabatan Kasiuji Disdalkual, menerima penghargaan khusus dari Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Ida bagus Putu Dunia yang diberikan pada acara upacara memperingati HUT Koopsau ke 58 di Apron Galaktika , Senin (15/6), selain itu juga diserahkan medali emas Zero Accident Award tahun 2009 kepada Skadron Udara 5 dan Skadron Udara 11 dari Pangkoopsau II.

 

Penghargaan tersebut diberikan atas prestasi luar biasa dan patut dibanggakan atas inovasi yang dilakukan oleh Kapten Tek Sumardjono atas keberhasilan telah membuat alat “Stepdown transformer 36 Volt Ac” yang digunakan untuk pemeliharaan secara rutin pesawat tempur sukhoi 27/30 di Skadron Tehknik 044.

 

Adapun gagasan ataupun ide membuat stepdown transformer muncul dari permasalahan perawatan pesawat sukhoi , yang dihadapi dalam pelaksanaan perawatan setiap 24 bulan pertama di tahun 2006 terdapat salah satu permasalahan yang menghambat kelancaran kegiatan pemeliharaan pada saat itu, yaitu kurangnya sumber listrik 36Volt AC, 400 HZ, 3 Phase yang tidak lazim digunakan untuk pemeliharaan pesawat di TNI AU, padahal sumber listrik tersebut sangat dibutuhkan untuk pengoperasian berbagai jenis tester dan peralatan pendukung lainnya. Walaupun Ground Power Truck jenis APA-5D buatan Rusia mampu menghasilkan sumber listrik 36 Volt AC, namun penggunaannya lebih diprioritaskan untuk menyediakan sumber listrik 115 VAC dan 28 VDC di pesawat, sehingga suplay listrik untuk operasional tester tidak terpenuhi.

Baca juga:  Ziarah Rombongan HUT ke-75 TNI di Mataram

 

Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, muncullah suatu ide kreatif dari personel Skadron Teknik 044 tersebut untuk memenuhi kebutuhan sumber listrik 36 Volt AC secara mandiri dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, sehingga pelaksanaan pemeliharaan 24 bulan kedua pesawat Sukhoi pada tahun 2009 dapat berjalan dengan lancar, terlebih lagi pada awal tahun 2009 telah diterima beberapa tester pemeliharaan baru yang sangat membutuhkan sumber listrik tersebut. Dengan keberhasilan membuat suatu instalasi stepdown transformer (trafo) tersebut, dapat menurunkan tegangan listrik 115 Volt AC, 400 Hz, 3Phase yang dibutuhkan untuk operasional tester pemeliharaan pesawat Sukhoi.

 

Keberhasilan pembuatan alat trafo dibuat setelah mempelajari dan menganalisa segala kemungkinan yang ada, dengan menggunakan sumber listrik 115 Volt AC yang ada di Skadron Teknik 044 serta memanfaatkan material lokal yang mudah ditemukan di pasaran. Akhirnya, dengan keterbatasan peralatan serta didukung pengalaman engineering lapangan, pada bulan April 2009 stepdown transformer 36Volt AC berhasil dibuat dan telah digunakan sampai sekarang.

Baca juga:  Kasau Optimis Korpaskhas Dapat Setara dengan Pasukan Elit Dunia

 

Inovasi yang sangat berharga dan bermanfaat tersebut telah memberikan kontribusi yang cukup besar dalam kelancaran pemeliharaan pesawat Sukhoi , sampai dengan dioperasikannya seluruh tester pemeliharaan yang ada, sehingga pemeliharaan dan perawatan pesawat Sukhoi dapat dilaksanakan dengan baik

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel