Berita

Kas Koopsau II Tutup Latihan Parasailing Di Bali

Dibaca: 5 Oleh 04 Nov 2014Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Selama dua hari para penerbang tempur jajaran Koopsau II melaksanakan latihan Emergency Escape and Eject/ parasailing di pantai Tanjung Benoa, Bali. Hari ini Senin,(3/11), kegiatan latihan tersebut ditutup oleh Kepala Staf Koopsau II Marsma TNI Yuyu Sutisna mewakili Pangkoopsau II bertempat di Base Ops Lanud Ngurah Rai.

Parasailing merupakansaranalatihan yang cocok dalam mendukung kegiatan di media latihan, dengan pertimbangan dua hal.Pertama program pelaksanaan latihan dapat dapat mengurang iresiko kecelakaan yang bakal dihadap ipeserta latihan .Kedua parasailing merupakan salah satu kegiatan yang mendekati kondisi riil ketika penerbang tempur melakukan eject dan escape dari pesawat tempur.

Hadir pada acara tersebut Komandan Lanud Ngurah Rai Kolonel Pnb Sugiharto Prapto W. S.Sos., Ir Koopsau II Kolonel Tek Istiyanto, S.Sos., Asops Kaskoopsau II Kolonel Pnb Eko DonoIndarto, S.IP., Aslog Kaskoopsau II Kolonel Tek Bambang Triono, Asintel Koopsau II Kolonel Sus Budi Sutriarso Kakum Koopsau II serta pejabat lainnya.

Bertindak selaku Komandan Upacara adalah Pabandyalat Koopsau II Letkol Pnb Dedy Salam. Acara penutupan Latihan Emergency Escape and Eject Tahun Anggaran 2014 ini ditandai dengan pelepasan tanda pitalatihan dan penyerahan sertifikat latihan kepada perwakilan peserta dan perwakilan dari pelatih dan pendukung oleh Kas Koopsau II.

Baca juga:  Serah Terima Jabatan Komandan Skadik 201 Lanud Sulaiman

Dalam sambutan tertulisnya Pangkoopsau II yang dibacakan Kas Koopsau II Marsma TNI Yuyu Sutisna mengatakan bahwa secara umum latihan parasailing yang dilaksanakan selama tiga hari ini dinilai telah berlangsung dengan lancar, aman serta dapat memenuhi sasaran latihan.

Meskipun demikian Kata Pangkoopsau II, para peserta latihan diharapkan untuk tidak berpuas diri dengan hasil yang telah dicapai. Pelihara dan kembangkan terus pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama latihan berlangsung. Sehingga apabila suatu saat dihadapkan dengan situasi di medan operasi yang sesungguhnya, selain telah siap secara fisik dan mental saudara juga sudah paham apa yang harus diperbuat, tegas pangkoops.

Diakhir sambutan yang dibacakakan oleh Kas Koopsau II, Panglima memerintahkan agar Setelah pelaksanaan latihan tersebut segera dilaksanakan evaluasi sehingga apa – apa yang menjadi kekurangan ataupun kendala dapat di perbaiki dan ditingkatkan lagi sehinggapada pelaksanaan kegiatan mendatang dapat lebih baik lagi.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel