Berita

Kasau Berikan Kehormatan Kepada Empat Kepala Daerah

Dibaca: 6 Oleh 18 Okt 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Ribuan personel dari Korpaskhas TNI gelar upacara peringatan HUT ke-70, Selasa (17/10). Bertempat di Shelter Grob Lanud Adisutjipto, peringatan kali ini yang pertama kali digelar di Yogyakarta, di mana sebelumnya selalu digelar di Bandung.

Inspektur upacara Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI, Hadi Tjahjanto di hadapan pasukan dan tamu undangan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para pendahulu, sehingga pasukan yang disebut baret jingga ini dapat bertumbuh seperti sekarang. Kasau menceritakan pasukan yang pada 17 Oktober 1947 diterbangkan dari Maguwo untuk diterjunkan di Kotawaringin, Kalimantan Tengah adalah cikal bakal Korpaskhas saat ini.

Kasau menambahkan, meskipun saat itu minim pengetahuan, dan keterampilan, tapi mereka gentar dan siap ditugaskan. Operasi penerjunan pertama kali itulah tonggak sejarah lahirnya Korpaskhas. Pasukan yang dulu disebut pasukan gerak cepat telah banyak berjasa dalam mempertahankan kedaulatan NKRI. Selain upacara, berbagai aksi demonstrasi ketangkasan dilakukan oleh prajurit seperti senam balok, senam senjata dan simulasi pembebasan sandera oleh teroris. “Saya berharap setiap prajurit dapat mengaktualisasi keberadan paskhas di tengah bangsa dan negara, berkemampuan kekuatan darat kas matra udara,” tambahnya.

Baca juga:  Lanud Supadio Gelar Donor Darah

Sementara dalam demontrasinya, Empat jet tempur T50 Golden Eagle menggelegar di atas langit Lanud Adisutjipto, berbagai manuver diperlihatkan, dentuman dari mesin jet menggetarkan para tamu dan undangan yang datang dalam upacara peringatan HUT Korpaskhas ke 70 tersebut. Empat jet tempur dari Skadron udara 15 Lanud Iswahjudi tersebut mensimulasikan serangan udara.

Serangan udara langsung dilaksanakan untuk menghacurkan kekuatan musuh yang diangggap berpotensi menghambat dan mengganggu jalannya rangkaian kampanye militer yang telah direncanakan. Di langit terlihat empat jet T50 menukik untuk melaksanakan pengeboman. Empat elang besi ini mengarah ke sasaran untuk mengeksuksi terget dan dengan kecepatan 400 knots atau 720 km/ jam bom dilepaskan.

Selain itu, Kasau juga memberikan penghargaan warga kehormatan Paskhas kepada empat kepala daerah atas jasa-jasanya menjaga monumen bersejarah Korpaskhas. Keempat kepala daerah itu di antaranya Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, Bupati Kotawaringin Barat Hajah Nurhidayah, Bupati Sorong Selatan Samsudin Anggiluti dan Bupati Merauke Frederikus Gebze.

Kalteng misalnya, jadi tempat operasi penerjunan pertama pada 17 Oktober 1947. Selain itu, ada Merauke yang pernah menjadi lokasi perang dengan penjajah Belanda, saat memperbutkan wilayah Papua bagian barat. Operasi yang dilakukan kala itu banyak dikenal dengan nama Operasi Trikora. Bupati Merauke pun mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut. “Karena Merauke itu menjadi salah satu wilayah untuk Operasi Trikora, maka itu kami mengucapkan terima kasih atas penghormatan menjadi warga kehormatan Korpaskhas AU,” ujar Frederikus. Penghargaan diberikan dengan penyematan brivet komando Paskhas, serta baret jingga Korpaskhas langsung oleh Kepala Staff Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjahto. Ia pun memberikan penghormatannya kepada para pendahulu, terutama 13 penerjun lintas udara pertama pada 17 Oktober 1947.

Baca juga:  16 Casis Karbol AAU Panda Lanud Ngurah Rai Ikuti Seleksi Samapta

Sebanyak 13 nama-nama penerjun pertama itupun terpampang jelas di papan tepat di depan lokasi ramah tamah HUT ke-70 Korpaskhas. Terpampang pula gambar sosok Kepala Staff Pertama Laksamana Udara S Soerjadarma dan Sertu Imanuel Nuhan, salah satu penerjun yang merupakan saksi hidup sejarah tersebut. Mereka yang merupakan 13 penerjun pertama di antaranya Hari Hadi Sumantri, FM Soejoto, Iskandar, Ahmad Kosasih, Bachri, J Bitak, C Williem, Imanuel Nuhan, Amirudin, Ali Kbar, M Dahlan, JH Darius dan Marawi. Tepat di sebelahnya, ada papan pesan yang seakan menggambarkan semangat Korpaskhas.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel