Berita

KASAU : Dokumen Strategis Menjadi Pedoman

Dibaca: 5 Oleh 18 Nov 2010Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Dua dokumen strategis yang telah disepakati, yaitu postur TNI AU tahun 2005-2024 dan “Minimum Essensial Force”, hendaknya menjadi pedoman dalam setiap kegiatan perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan dan program kerja TNI AU. Dan upaya meningkatkan kesiapan operasional TNI AU diprioritaskan pada upaya tercapainya kemampuan optimal dari satuan serta mantapnya lembaga pendidikan.

 

Hal itu diungkapkan Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakasau Marsdya TNI Sukirno, K.S, S.E, M.M., pada pembukaan Rapat Kerja Teknis Operasi (Rakernisops) TNI Angkatan Udara TA 2010 di Mabesau Cilangkap, Kamis (18/11).

 

Lebih lanjut dikemukakan bahwa, berkaitan Keselamatan dengan Terbang dan Kerja (Lambangja), untuk mencapai “Zero Accident” banyak hal kecil bersifat rutinitas lepas dari perhatian, sehingga terjadi potensi terciptanya “unsafe condition” dan “unsafe action” yang menimbulkan kerugian negara berupa hilangnya personel dan Alutsista.

 

Melalui Rakernisops diharapkan seluruh jajaran operasi dapat menyatukan visi, misi, persepsi dan interprestasi, sehingga penyelenggaraan tugas dibidang operasi dapat bersinergi secara maksimal dan terarah sesuai dengan kebijakan pimpinan TNI/TNI AU dalam rangka mendukung keberhasilan tugas TNI AU dimasa mendatang.

Baca juga:  Personel Lanud J.A Dimara Datangi Kampung Asmat Kaliweda

 

Rapat Kerja Teknis Operasi TNI Angkatan Udara diadakan dengan tujuan mengidentifikasi permasalahan dan hambatan serta mendapatkan umpan balik dari pelaksanaan program kerja tahun 2010. Diikuti para Pejabat Mabesau, Kotama Operasi TNI AU, Lanud tipe “A” dan Lanud Operasi, Komandan Skadron Udara serta jajaran Kohanudnas.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel