Berita

Kasau : Isra Mi’raj Merupakan Peristiwa Ilahiyah

Dibaca: 13 Oleh 15 Mei 2010Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Peristiwa Isra Mi’raj yang dilaksanakan oleh Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa Ilahiyah yang sulit bahkan tidak bisa dijangkau oleh akal sehat manusia, namun hanya dapat dipahami melalui dasar keimanan yang mendalam. Perintah Allah SWT yang paling pokok yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW ketika berhadapan secara langsung dengan Allah SWT adalah untuk menjalankan sholat lima waktu.

 

Hal tersebut dikatakan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Subandrio dalam sambutannya pada acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Gedung Serbaguna Mabesau, Cilangkap, Jakarta (23/07). Acara tersebut dihadiri antara lain Aspam Kasau Marsekal Muda TNI Haryantoyo, Aslog Kasau Marsekal Muda TNI Imam Wahyudi, para Kepala Dinas, Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Esa Subandrio, warga Mabesau baik militer maupun sipil serta Ibu-ibu PIA Ardhya Garini.

 

Peringatan Isra’ Mi’raj kali ini bertema ” Dengan Hikmah Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW kita Mantapkan Keimanan dan Ketaqwaan Prajurit TNI sebagai Landasan Moral Guna Meningkatkan Citra TNI Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”, dengan menampilkan penceramah H. Syarif Rahmat RA, SQ, MA dari Pondok Pesantren Pertama Ummul Qur’an Pondok Cabe.

Baca juga:  Latihan Satuan "Panah Sakti" Ta. 2016 Detasemen Hanud 472 Paskhas Sang Perisai Langit Dari Timur

 

Kasau mengatakan, dalam sholat terkandung pelajaran disiplin baik secara batiniah maupun lahiriah, sikap menghargai waktu serta mendidik diri untuk berjiwa ikhlas dalam melaksanakan segala perintah. Dengan kata lain manifestasi Sholat dapat meningkatkan kualitas prajurit baik dalam sikap, disiplin, profesionalitas dan solidaritas serta loyalitas sebagai bentuk ketaatan dalam melaksanakan tugas yang diembannya.

 

Sementara dalam ceramahnya, H. Syarif Rahmat RA, SQ, MA mengatakan, perjalanan Isra’ Mi’raj merupakan perjalanan yang bermakna karena rute yang dilalui merupakan tempat-tampat yang diberkahi Allah SWT. Sebagai penutup ceramahnya diungkapkan, bahwa negeri kita sebenarnya negeri yang subur serta banyak orang pintar dan cerdas.

 

”Dengan semangat Isra’ Mi’ raj marilah kita kembali ke jati diri bangsa yaitu sebagai bangsa yang berakhlak mulia serta membutuhkan amal yang banyak, selain itu juga tidak lupa kita harus selalu mengenang jasa para pahlawan atas segala pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa ini agar mendapat ganjaran dan tempat disisi Allah SWT”, ungkapnya..

Baca juga:  Kohanudnas Gelar Sosialisasi Sishanudnas Bagi Unsur Hanud TNI AD

 

Tampak pada gambar Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Soebandrio mendampingi penceramah H. Syarif Rahmat RA, SQ, MA saat memasuki Gedung Serba Guna Mabesau Cilangkap Jakarta, Kamis (23/07).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel