Berita

KASAU : JADIKAN TNI AU SEBAGAI ”THE FIRST CLASS AIR FORCE”

Dibaca: 6 Oleh 20 Mei 2010Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Pergantian tahun merupakan moment yang sangat tepat untuk melakukan evaluasi dan merencanakan langkah-langkah kedepan guna memperbaiki diri. Pengalaman Tahun 2009 hendaknya kita jadikan guru yang baik, sehingga kita dapat memetik setiap pelajaran guna mendapatkan hikmah dan tidak mengulang kesalahan yang sama. Dari setiap peristiwa yang terjadi, saya berharap TNI Angkatan Udara di setiap lini dapat semakin dewasa dan matang dalam mengambil keputusan dan bertindak secara arif sesuai tuntutan tugas yang diemban.

 

Demikian sambutan tertulis Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Madya TNI Imam Sufaat, S.IP yang dibacakan Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Supadio Letkol Pnb Ir. Bob Henry Panggabean mewakili Komandan Lanud Supadio pada apel khusus menyambut Tahun Baru 2010 di Apron Hanggar Lanud Supadio, Senin (4/1).

 

Menyongsong Tahun 2010, lanjut Kasau, telah menetapkan beberapa sasaran pembinaan yang harus diketahui dan dijiwai oleh setiap insan Angkatan Udara. Sasaran pembinaan jangka pendek adalah tidak terjadinya accident dalam satu tahun kedepan. Sedangkan sasaran-sasaran jangka panjang adalah menjadikan TNI Angkatan Udara sebagai the first class air force.

Baca juga:  Satpomau Lanud Maimun Saleh Peduli, Perbaiki Cara Pakai Masker Yang Benar.

 

Menurutnya, penetapan sasaran ini tentu menanggung resiko dan konsekuensi yang tidak ringan. Karena kita harus berani mempertaruhkan seluruh dedikasi, loyalitas, komitmen dan kerja keras yang kita miliki untuk mencapainya. ”Penetapan sasaran tersebut bukan pula suatu kesombongan atau kemustahilan untuk dicapai, karena kita yakin dengan tekad yang kuat dan soliditas yang tinggi, Insya Allah, Tuhan akan meridhoi niat yang muncul dari nurani yang murni,” tegas Kasau.

 

Untuk mewujudkannya, telah ditetapkan langkah-langkah strategis yang harus dipatuhi oleh setiap pelaku di lapangan antara lain : Road Map to Zero Accident yang telah kita miliki harus dipegang teguh dan dilaksanakan secara konsisten, perkuat kepemimpinan dan manajemen, terutama di satuan-satuan udara yang bersinggungan langsung dengan tugas operasional. Beberapa kecelakaan pesawat yang terjadi disebabkan karena human error, yang semestinya dapat kita eleminir bila kepemimpinan setiap komandan berfungsi dengan maksimal. Itulah sebabnya seorang Komandan harus hands on, artinya terjun langsung ke lapangan, kenal kemampuan dan kapasitas anak buah, berani menanggung resiko, memutuskan dengan bijaksana, serta dapat secara tepat memberi reward and punishment dan keselamatan Terbang dan Kerja merupakan harga mati yang harus senantiasa dipelihara dalam setiap pelaksanaan tugas.

Baca juga:  Dua Jet Tempur Lanud HND Latihan Pengeboman Air To Ground di Daerah Takalar dan Pandanwangi

 

Apel khusus menyambut Tahun Baru 2010 dihadiri oleh para Komandan Satuan dan anggota Lanud Supadio, Skadron Udara 1 dan Batalyon 465 Paskhas.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel