Berita

Kasau Jajal Terbang Pesawat Tempur T- 50i

Dibaca: 8 Oleh 13 Feb 2014Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Kasau Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia bersama Menteri Koordinasi Politik Hukum dan Kemanan (Menkopolhukam) Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto telah mencoba terbang dengan pesawat tempur baru T-50i Golden Eagle di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (12/2).

Saat mencoba pesawat, Kasau terbang bersama Kasiops Skadron Udara 15 Mayor Pnb Hendra Supriyadi dengan nomor lambung pesawat TT 5012 dan Menkopolhukam terbang bersama Komandan Skadron Udara 15 Letkol Pnb Wastum dengan nomor lambung pesawat TT 5012, melakukan terbang selama satu jam di atas area Pelabuhan Ratu, Jawa Barat.

Hadir pada acara tersebut, Asops Kasau Marsda TNI Bagus Puruhito, Dankodikau Marsda TNI Nurullah, Waasops Kasau Marsma TNI Abdul Muis dan Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Yuyu Sutisna serta pejabat TNI AU lainnya.

Dalam mencoba pesawat T-50i Golden Eagle, Kasau yang penerbang pesawat A-4 Sky Hawk dan Menkopolhukam yang mantan penerbang F-5 Tiger itu melakukan manuver take off formasi, aerobatik Loop, Cuban Eight, Barell Roll dan formasi dekat dengan ketinggian 15.000 sampai 20.000 ft.

Baca juga:  GIAT OPERASI DAN LATIHAN LANUD SURYADARMA

Sebanyak 16 Pesawat T-50i Golden Eagle buatan Korea Selatan yang dibeli pemerintah, seluruhnya telah sampai di Indonesia dan rencananya besok Kamis (13/2) akan diserahterimakan dari Presiden Korea Aerospace Industry kepada Menteri Pertahanan, selanjutnya kepada Mabes TNI dan terakhir kepada TNI Angkatan Udara di Lanud Halim Perdanakusuma.

Pesawat T-50i buatan Korean Aerospace ini diperuntukan mengganti pesawat Hawk MK 53 di Skadron Udara 15 Lanud Iswajudi Madiun, sebagai pesawat latih tempur. Sesungguhnya performance pesawat T-50i milik TNI AU dengan panjang 43 kaki serta lebar sayap 31 dan tinggi 16 kaki sebenarnya sama dengan pesawat generasi keempat plus, karena spesifikasinya bukan pesawat T-50 biasa tapi sudah spesifikasi pesawat tempur FA-50 yang dikurangi radar udara.

Pesawat generasi keempat modern ini sanggup mengantarkan para penerbang muda TNI AU menjadi Ksatria Pengawal Dirgantara di pesawat-pesawat tempur garis depan kita yaitu F-16 C/D, Sukhoi 27/30 hingga pesawat tempur masa depan generasi 4.5 baik K/IFX buatan Indonesia Korea dan pesawat tempur modern lainnya. Direncanakan akan dilengkapi radar udara sehingga pesawat canggih ini akan mampu merubah misi dari latih jet langsung bisa digunakan pada semua missi operasi, baik misi udara ke udara atau udara ke darat baik siang atau malam pada segala cuaca.

Baca juga:  Latihan Angkasa Yudha 2011 di Kosek Hanudnas II

Kasau mengatakan, sebagian pesawat T-50i Golden Eagle ini kedepan direncanakan akan melanjutkan tim aerobatik Elang Biru dengan tulang punggung pesawat F-16 yang beberapa tahun lalu telah mengukir prestasi yang baik dalam dunia dirgantara dan sebagian lagi bisa digunakan untuk missi operasi udara di seluruh tanah air.

Dengan penambahan pesawat ini, Kasau mengharapkan TNI Angkatan Udara yang semakin mendekati kekuatan minimum esensial force, dapat mencetak dan meningkatkan kualitas para penerbang tempur masa depan TNI AU. Diharapkan kedatangan alutsista tempur terbaru ini akan bermanfaat sesuai dengan tema upacara yaitu “Modernisasi Alutsista TNI Memperkuat Pertahanan Negara Demi Keamanan Nasional Indonesia”.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel