Berita

Kasau : Kedatangan Alutsista Baru menuntut Profesionalisme seluruh Prajurit Angkatan Udara

Dibaca: 5 Oleh 17 Feb 2014Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Kebijakan pembinaan Sumber Daya Manusia melalui berbagai kegiatan pendidikan dan latihan merupakan jawaban atas tekad kita menjadikan TNI Angkatan Udara makin profesional.

Demikian sambutan Kasau Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia pada upacara bendera 17 an, yang dibacakan oleh Komandan Wing Pendidkan Teknik dan Pembekalan Kolonel Tek A.Tavianta,S.IP pada upacara bendera gabungan bertempat dilapangan apel Lanud Suryadarma Kalijati, Senin (17/2).

Dikatakannya, kebijakan tersebut sekaligus merespon modernisasi alutsista yang akan mencapai puncaknya pada tahun ini, kedatangan alutsista seperti pesawat tempur T-50 Golden Eagle, F-16, pesawat latih G-120 TP Grob, pesawat angkut ringan CN-295, angkut berat C-130 dan pesawat tempur EMB-314 Super Tucano, tentu sangat menggembirakan, karena akan makin menambah kesiapan operasional TNI Angkatan Udara. Penambahan jumlah dan modernisasi alutsista memang sangat kita butuhkan, selain untuk mendukung pelaksanaan tugas juga sekaligus sebagai Deterrent Power. Kedatangan pesawat baru ini menuntut seluruh personel TNI Angkatan Udara agar meningkatkan profesionalismenya sehingga mampu merawat dan mengoperasikannya sesuai tuntutan tugas dengan lancar dan aman. Jelas Kasau.

Baca juga:  Penutupan Kejuaraan Taekwondo Championship Pangkosekhanudnas III Cup 2019

Terkait dengan pemilu yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, TNI Angkatan Udara memiliki tanggung jawab untuk menjamin suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut melalui partisipasi aktif, termasuk membantu kelancaran pelaksanaanya sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasau mengingatkan, untuk selalu mengingatkan kembali komitmen netralitas kita, kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Udara dimanapun bertugas, saya tekankan kembali agar jangan sampai menciderai komitmen netralitas, bahwa TNI tidak boleh menggunakan fasilitas dinas untuk mendudkung kepentingan salah satu kelompok,organisasi pendukung atau parpol peserta pemilu. Bagaimanapun netralitas TNI merupakan cermin dari tanggung jawab dan keteguhan TNI dalam menjaga keutuhan dan persatuan bangsa serta Negara Kesatuan Republik Indonesia, Tegas Kasau.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel