Berita

Kasau dan Ketum PIA AG Hadiri Peresmian Museum, Perpustakaan, dan Galeri Dharma Pertiwi

Dibaca: 29 Oleh 01 Nov 2021Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2021 11 01 at 19.44.21
#TNIAU 

TNI AU. Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., dan Ketua Umum (Ketum) PIA Ardhya Garini Ny. Inong Fadjar Prasetyo menghadiri Peresmian Museum, Perpustakaan, dan Galeri Dharma Pertiwi serta pembukaan Gebyar Karya Pertiwi Ke-3 tahun 2021 di Plaza Museum Satria Mandala, Kuningan, Jakarta Selatan. Senin (1/11/2021).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M.,  menyampaikan bahwa pembuatan museum Dharma Pertiwi, tidak hanya sebagai penghormatan terhadap pengabdian Dharma Pertiwi, tetapi juga sarana untuk melestarikan nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan Dharma Pertiwi, serta menjadi wahana edukasi, rekreasi, dan inspirasi bagi masyarakat luas pada umumnya dan keluarga besar TNI khususnya.

“Saya berharap, museum ini selanjutnya dikelola dengan profesional, tidak hanya sekedar meletakkan berbagai barang di dalam lemari kaca, karena pengelolaan yang baik akan menumbuhkan rasa ingin tahu, ketertarikan untuk berkunjung, serta keinginan untuk mengetahui dan mempelajari lebih mendalam sehingga tujuan dari museum dapat tercapai,” pinta Panglima TNI.

Baca juga:  Desa Semambung Sasaran Vaksin Tim RSAU Soemitro

Sementara Gebyar Karya Pertiwi menurut Panglima TNI merupakan perwujudan semangat Dharma Pertiwi untuk tetap berkarya memperkenalkan dan melestarikan keanekaragaman seni dan budaya nusantara, dengan tujuan agar terus menumbuh kembangkan rasa cinta tanah air, khususnya bagi generasi muda, yang selaras dengan nilai-nilai luhur bangsa dan negara Indonesia.

Senada dengan Panglima TNI, Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengungkapkan Museum Dharma Pertiwi ini merupakan salah satu tempat untuk menyimpan dan mengumpulkan serta merawat benda-benda yang mempunyai nilai sejarah penting bagi organisasi-organisasi istri anggota TNI.

“Sudah sepatutnya kita melestarikannya agar kaum milenial penerus tongkat estafet kepemimpinan akan semakin mengenal dan tetap mengenang serta terus belajar mengenai Dharma Pertiwi dengan cara yang baik dan benar,” jelas Ketum Dharma Pertiwi.

Sedangkan menurut Ketum Dharma Pertiwi, Gebyar Karya Pertiwi merupakan wujud perhatian Dharma Pertiwi dalam upaya melestarikan wastra dan kerajinan nusantara, sekaligus menggali potensi keterampilan istri Prajurit TNI, serta sarana untuk memperkenalkan dan melestarikan keanekaragaman kerajinan dan bidang usaha dari sektor usaha ekonomi kreatif.

Baca juga:  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lanud J.B. Soedirman

Gebyar Karya Pertiwi kali ini digelar selama lima hari dari tanggal 1 s.d. 6 November 2021 dan diisi dengan berbagai acara menarik seperti workshop, peragaan busana, bazar, kuliner, perlombaan, dan hiburan.

Acara yang dikemas dalam bentuk pameran wirausaha ini merupakan persembahan dari istri prajurit TNI baik darat, laut, maupun udara, yang tergabung dalam organisasi Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini, IKKT Pragati Wira Anggini, serta Dharma Pertiwi pengurus daerah.

Acara peresmian sendiri ditandai penandatanganan prasasti dan pemotongan pita secara simbolis oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., didampingi Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto yang dilaksanakan pada sore hari.

Hadir pada acara tersebut, Wakasad, dan para pejabat tinggi TNI lainnya, Menteri PPPA, Ibu Bintang Puspayoga, Perwakilan Dekranas, Ibu Endang Budi Karya, Ibu Gati Wibawaningsih, Ketum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa, Ketum Jalasenastri Ny. Vero Yudho Margono, dan Ketua Umum Dharma Pertiwi dari masa ke masa.

Baca juga:  Kliping Berita Media, 17 Juli 2018

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel