Berita

Kasau : Koopsau I Butuhkan Kekuatan Besar

Dibaca: 5 Oleh 25 Okt 2010Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Jika dihadapkan dengan luas wilayah yang menjadi tanggung jawabnya maka tantangan yang dihadapi Koopsau I sangat berat, karena penegakkan kedaulatan dengan wilayah yang demikian luas membutuhkan kekuatan besar dengan tingkat kesiapan operasional yang maksimal, demikian cuplikan sambutan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat saat bertindak selaku Irup pada upacara Serah Terima Jabatan Panglima Komando Operasi TNI AU I (Pangkoopsau I) dari Marsekal Muda TNI Eddy Suyanto, S.T kepada penggantinya Marsekal Muda TNI Dede Rusamsi di Taxy Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (25/10).


Lebih lanjut Kasau mengatakan bahwa TNI dan Pemerintah berupaya memenuhi kebutuhan alutsista TNI Angkatan Udara secara bertahap, melalui perencanaan strategis, yang diharapkan pada saatnya nanti akan memiliki kekuatan udara modern dan handal yang menjadi syarat terpenuhinya komponen kekuatan pertahanan bagi Negara sebesar Indonesia ini.


Pada kesempatan tersebut, Kasau juga mengingatkan kembali bahwa mewujudkan “zero accident” adalah niat dan tekad bersama. Kepedulian dan kepekaan dari setiap personel jajaran Koopsau I terhadap potensi sumber penyebab kecelakaan, merupakan salah satu jalan dan kunci sukses menuju pembangunan “budaya safety” di lingkungan penugasan.

Baca juga:  Baksos Bersama Lanud Husein dan Keuskupan Bandung “Ribuan Pasien Dapatkan Pelayanan Gratis”


Marsda TNI Eddy Suyanto, S.T selanjutnya mengemban jabatan sebagai Pangkohanudnas, sedangkan Pangkoopsau I yang baru Marsda TNI Dede Rusamsi alumni AAU 1981 ini sebelumnya menjabat sebagai Pati Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI.


Usai pelaksanaan upacara dilanjutkan acara Serah Terima Jabatan Ketua PIA Ardhya Garini Daerah I Koopsau I dan Pengukuhan Ibu Winayadati Kanyasena dari Ibu Eddy Suyanto kepada Ibu Dede Rusamsi di Gedung Serbaguna Makoopsau I Jl Kopatdara No 1 Halim Perdanakusuma Jakarta Timur.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel