Berita

Kasau: Korpaskhas Tumbuh, Berkembang Karena Jasa Pendahulu

Dibaca: 5 Oleh 18 Okt 2012Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Bandung (17/10). Dalam membangun kemampuan dan profesionalisme prajurit Paskhas, akan terwujud bila adanya konsistensi dan kesinambungan upaya pembinaan yang terus dilakukan secara terarah, terprogram dan berkelanjutan baik dari aspek moralitas yang tercermin dalam disiplin, jiwa korsa dan semangat juang yang tinggi maupun aspek olah keprajuritan yang dapat diandalkan.

Demikian disampaikan Komandan Korpaskhas Marsekal Muda TNI Amarullah, membacakan sambutan Kepala Stah TNI Angkatan Udara pada pelaksanaan upacara memperingati Ke-65 HUT Korpaskhas yang berlangsung di Merah, Markas Komando Korpaskhas, Lanud Sulaiman, Bandung. Rabu (17/10).

Selaku Pimpinan TNI Angkatan Udara dan atas nama seluruh keluarga besar TNI Angkatan Udara, “Selamat Ulang Tahun” kepada seluruh warga Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara dimanapun berada dan bertugas, disertai harapan semoga Korpaskhas dan jajarannya dapat lebih meningkatkan profesionalitas serta kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara, baik dalam melaksanakan tugas Operasi Militer Perang maupun Operasi Militer Selain Perang. Ucap Kasau.

Kasau mengingatkan, Korpaskhas yang tumbuh dan berkembang seperti sekarang ini, karena jasa para pendahulu, pelopor dan sesepuh Korpaskhas yang telah meletakkan dasar-dasar perjuangan dalam menegakkan serta mempertahankan kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca juga:  PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA DI MAKOOPSAU II.

Peringatan ini hendaknya dijadikan momentum bagi warga Korpaskhas dan jajarannya untuk melakukan introspeksi serta evaluasi terhadap pelaksanaan tugas yang telah dilaksanakan, yang kemudian mengambil langkah-langkah antisipatif terhadap tantangan dan tuntutan tugas dimasa mendatang. Tambanya.

Sejalan dengan perjalanan waktu, Satuan dulu dikenal dengan nama Pasukan Gerak Tjepat (PGT) ini, ikut berkiprah dalam berbagai pengabdian kepada bangsa dan negara. Berbagai penugasan yang telah dilaksanakan secara estafet tersebut, merupakan tonggak sejarah yang harus terus dikobarkan sebagai bentuk pengabdian dalam mengawal dan menjaga keutuhan NKRI. Tutur Kasau.

Menurut kasau, Perjuangan Pengabdian Korpaskhas dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan, terus berlanjut seiring dengan tuntutan tugas Angkatan Udara sebagai kekuatan pertahanan negara di udara. Pada era perang kemerdekaan, operasi militer perang yang dilakukan Korpaskhas telah banyak memberikan andil dalam menyatukan kembali wilayah kedaulatan NKRI dari cengkraman penjajah.

Kasau menekankan, Korpaskhas dalam menjawab tuntutan tugas yang diemban, memiliki kemampuan yaitu Kemampuan Pertempuran Darat meliputi Operasi Pertahanan Pangkalan, Alutsista, Instalasi TNI Angkatan Udara serta Operasi Perebutan dan Pengendalian Pangkalan Udara. Kemampuan Matra udara meliputi Pengendali Tempur, Pengendalian Pangkalan, SAR Tempur dan Jumping Master. Kemampuan Pertahanan Udara meliputi Taktik dan Teknik Pertahanan Udara Titik serta Kemampuan Khusus meliputi Intelijen, Aksi Khusus Penanggulangan Terror dan Bantuan Teknik Khusus.

Baca juga:  Penutupan Latma Cope West Dan Spear Iron Tahun 2018 Di Lanud Sam Ratulangi

Mencapai dan mempertahankan empat kemampuan tersebut, maka proses pengembangan satuan Paskhas disesuaikan dengan tuntutan kemampuan, pengadaan peralatan, latihan, pendidikan dan pelaksanaan operasi. Pengembangan satuan Paskhas merupakan bagian dari Grand Strategi TNI Angkatan Udara yang dituangkan dalam Minimum Essensial Force (MEF). Tambahnya.

Kasau menjelaskan, pengadaan Senjata Penangkis Serangan Udara (PSU) jenis yang dilengkapi radar dan rudal jarak pendek, akan menambah kemampuan dan kekuatan Korpaskhas, secara bertahap kedatangannya mulai pada tahun 2013 – 2014, Korpaskhas akan mengirimkan perwakilan perwira, bintara dan tamtama untuk mendapatkan dan melaksanakan pelatihan teknik operasi senjata yang dilaksanakan di pabrik pembuat senjata PSU di negara Swiss.

Dalam membangun kemampuan dan profesionalisme prajurit Paskhas, akan terwujud bila adanya konsistensi dan kesinambungan upaya pembinaan yang terus dilakukan secara terarah, terprogram dan berkelanjutan baik dari aspek moralitas yang tercermin dalam disiplin, jiwa korsa dan semangat juang yang tinggi maupun aspek olah keprajuritan yang dapat diandalkan. Tegasnya.

Keberhasilan prajurit Paskhas dalam mengemban berbagai penugasan baik di dalam negeri maupun luar negeri yang telah ditunjukkannya merupakan refleksi dari betapa pentingnya militansi dan profesionalisme bagi seorang prajurit. Kita tidak boleh terlena dengan keberhasilan yang telah diperoleh, melainkan harus menjadi pemicu semangat untuk segera mewujudkan kesiapan dan kesiagaan dalam menyongsong tugas ke depan karena tantangan tugas yang dihadapi juga semakin tidak ringan.

Baca juga:  DANLANUD RAI : PRESS CONFERENCE FAI CIVL 2014

Kasau mengharapkan, kedepan, militansi, semangat, motivasi, dedikasi, dan profesionalisme prajurit Paskhas tetap eksis sebagai salah satu Satuan Tempur Darat Angkatan Udara, sebagaimana eksisnya satuan tempur udara dalam mengawal, menegakkan serta mengamankan keutuhan wilayah NKRI di udara.

Sebagai kebulatan tekad untuk melakukan yang terbaik bagi negara dan bangsa, peringatan kali ini bertema ”Dengan Profesionalisme dan Dedikasi yang Tinggi, Korpaskhas Siap Menyongsong Modernisasi Alutsista dan Memberikan yang Terbaik untuk Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Tema tersebut harus menjadi acuan setiap prajurit Korpaskhas dalam melaksanakan tugasnya. Dua makna yang harus dipahami dari tema tersebut yaitu pembinaan kualitas diri dan aktualisasi pengabdian. Tambah Kasau.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel