Berita

KASAU MEMBUKA SIMPOSIUM JIAMS 2011

Dibaca: 25 Oleh 11 Mei 2011Tidak ada komentar
KASAU MEMBUKA SIMPOSIUM JIAMS 2011
#TNIAU 

Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat S.IP membuka Simposium Jakarta Internasional Aerospace Medicine Symposium 2011 (The 3rd JIAMS 2011) yang diselenggarakan Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) bekerjasama dengan Perhimpunan Kesehatan Penerbangan dan Ruang Angkasa Indonesia (Perkespra) serta Perhimpunan Dokter Spesialis Penerbangan Indonesia (Perdospi) dan temu ilmiah “The 3rd Jakarta Internasional Aerospace Medicine Symposium 2011” dengan tema “International Cooperation In Aerospace Medicine” di Klub Eksekutif Persada Purna Wira, Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (11/5).

Latar belakang simposium JIAMS 2011 tersebut adalah kebutuhan akan kondisi kesehatan yang prima menjadi syarat utama bagi air crew, sehingga faktor personal sebagai salah satu prakondisi terjadinya kecelakaan pesawat dapat diminimalisir dan bahkan ditiadakan.

Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP., dalam Keynote Lecturer menyampaikan bahwa safety adalah tanggung jawab perorangan, tim dan komando. Oleh karena itu semua pihak wajib membangun culture building yang kokoh dalam hal safety. Safety bukan retorika, tetapi harus teraktualisasi dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Baca juga:  Perayaan Natal Bersama di Lanud Abd Saleh

“Dengan makin meningkatnya aircraft accident, memacu kita untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh kinerja dengan menerapkan prosedur, aturan dan displin secara ketat”, ujar kasau.

Dikatakan, setiap atasan harus tegas untuk menindak dan memberi sanksi terhadap pelanggaran dan penyimpangan di lapangan secara konsisten, sehingga tercipta kedisiplinan yang membangun budaya taat aturan secara menyeluruh.

Menurutnya, memilih personel yang sesuai dengan standard dan persyaratan yang ditetapkan, meningkatkan supervise, mengatasi supervisory violations, mengoreksi perencanaan (Planned Inappropriate Operation), serta memperbaiki kesalahkaprahan (Failed to Correct aKnown Problem), merupakan bagian yang tak terpisahkan dari langkah-langkah mengedepankan safety dan mission accomplished.

Lembaga Kesehatan Penerbangan dan antariksa (Lakespra) Saryanto seyogyanya berada di depan dalam meminimalisi supervision unsafe bidang kesehatan. Keunggulan kompetitif dari segi perfectness, accuracy and speed, perlu memperoleh akreditasi internasional karena berorientasi pada manajemen kualitas .

Lakespra Saryanto perlu lebih visioner meraih masa depan sebagai Pusat Penelitian Kesehatan Penerbangan dan bahkan “Center of Exellance for Disorientation & G-Force”, tegas Kasau.

Baca juga:  DANLANUD IWJ PIMPIN WANJAK UKP

Simposium yang berlangsung hingga 12 Mei 2011 itu, mengundang narasumber dari TNI AU antara lain dr. Budi Satrio, Sp.RM, dr. A. Hidayat, Sp.B, Sp. Kp, dr. Dolly Kaunang Sp. Jp. Sp. K, Drs Ari Yulianto, Apt (Lafiau), Drg. Marini, Sp. RM dan dari beberapa Dokter di luar TNI AU seperti FKUI, FK USU, FK Unpad, Garuda Sentra Medika serta Dokter luar negeri seperti Amerika Serikat, China, Singapura, Malaysia dan Brunai darusalam.

Hadir pada acara tersebut, Wakasau Marsdya TNI Sukirno KS, Irjenau Marsda TNI Irawan Supomo, Asops Kasau Marsda TNI Ignatius Basuki, Aspers Kasau Marsda TNI Rodi Suprasodjo, Pangkoopsau I Marsda TNI Dede Rusamsi, Kapuskes TNI Marsda TNI dr. Maryono R, para mantan Kadiskes dan para Komandan Lanud serta pejabat dari TNI AD, AL, Polri dan undangan lainnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel