TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Kasau : Pagelaran Wayang Kulit Bentuk Penghormatan TNI AU Terhadap Budaya Bangsa

By 09 Jul 2018Berita
6bf80ab6-3b62-49da-acd0-83886af3e380 (1)

TNI AU.    Boyolali-Dispenau (8/7). Wayang kulit merupakan budaya adiluhung peninggalan nenek moyang yang telah diakui oleh dunia, sebagai warisan budaya bangsa Indonesia. Oleh karena itu pagelaran wayang kulit merupakan upaya pelestarian budaya sekaligus bentuk penghormatan TNI AU terhadap seni budaya bangsa yang sangat tinggi nilainya.

Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E.,M.M., pada acara pagelaran wayang kulit dalam rangkaian kegiatan peresmian SMA Pradita Dirgantara, Minggu (8/7/2018) malam.

Menurut Kasau, di dalam pagelaran wayang kulit mengandung makna dan nilai filosofis yang sangat tinggi fungsi dan perannya bagi masyarakat, baik sebagai tontonan maupun sebagai tuntunan.

“Nilai filosofis yang tersirat dari adegan dalam jagad pakeliran, senantiasa menggambarkan kepada kita tentang nilai moralitas kehidupan yang sangat bermanfaat”, lanjut Kasau.

Dijelaskan oleh Kasau, nilai-nilai dan pesan moral yang senantiasa ada di dalam pagelaran wayang yaitu pentingnya sebuah tekad yang diikuti oleh nilai kejujuran, jiwa ksatria dan rela berkorban, yang senantiasa menjadi bagian dari sebuah perjuangan menuju cita-cita yang diharapkan.

“Dalam kesempatan ini saya juga memohon doa restu dan dorongan semangat dari masyarakat untuk kelancaran, kesuksesan, dan keberhasilan SMA Pradita Dirgantara, semoga SMA Pradita Dirgantara ke depan akan menjadi lembaga pendidikan menengah yang bereputasi tinggi di tingkat nasional dan internasional dengan tetap menjunjung tinggi budaya nasional dalam rangka mewujudkan visinya untuk mencetak calon pemimpin bangsa yang beriman, bertakwa, cerdas, kreatif dan mandiri”, tutup Kasau.

Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian pembukaan sekolah unggulan TNI AU yaitu SMA Pradita Dirgantara, yang pendiriannya sendiri di gagas oleh Panglima TNI serta Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, saat masih menjabat sebagai Kasau, guna membentuk dan menciptakan sumber daya manusia unggulan.

Pagelaran wayang kulit semalam suntuk ini diawali dengan pemberian wayang kulit dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP kepada dalang Ki Manteb Sudarsono.

Antusiasme yang tinggi dari masyarakat Solo dan sekitarnya, terlihat dengan banyaknya warga yang memadati Pagelaran wayang kulit dengan lakon “Bimo Bangkit”.

Selain masyarakat, turut hadir dalam acara ini pejabat Mabes TNI dan Mabesau, Ketum Yasarini Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, Ketum PIA Ardhya Garini Ny. Ayu Yuyu Sutisna, Pangdam IV Diponegoro, Kapolda Jawa Tengah, pejabat TNI-Polri dan Walikota serta Bupati se-Solo Raya, Rektor UNS dan Kepala Sekolah staf SMA Pradita Dirgantara.

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Kasau : Pagelaran Wayang Kulit Bentuk Penghormatan TNI AU Terhadap Budaya Bangsa