Berita

Kasau : Pelanggar Udara Harus ada Proses Hukum

Dibaca: 4 Oleh 10 Nov 2014Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Kasau Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia mengatakan, bahwa pelanggar udara harus ada proses hukum yang berkelanjutan sehingga dapat menimbulkan efek jera. 

Demikian dikatakan Kasau usai wisuda 15 penerbang lulusan Sekolah Penerbang Angkatan ke-86/Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) Penerbang TNI XXVII, di Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta. Jum’at (7/11). 

Dikatakan, TNI AU selalu berupaya mengexpose masalah ini, bahwa semestinya instansi terkait sudah saatnya untuk memikirkan/mengimplementasikan peraturan-peraturan yang ada sehingga pengamanan wilayah udara akan tercipta diawali dengan deterent. Salah satunya adalah proses hukum yang diawali dengan penyidikan, denda dan hukuman harus sesuai. 

Force down pesawat asing yang dilakukan Sukhoi TNI AU sampai saat ini belum ada proses hukumnya, pelanggar bukan membayar denda tetapi membayar kewajiban fasilitas yang digunakan selama mendarat, itu sangat ringan, belum ada dendanya”. 

“Harusnya ada proses hukum, kenapa dia melanggar “ ? ungkap Kasau. 

Sampai saat ini TNI AU tidak mempunyai hak untuk menyidik, sesuai undang-undang tungas TNI AU adalah melaksanakan meneggakkan hukum di udara. Apa arti penegakan hukum di udara silahkan di definisikan, jelas Kasau kepada media.

Baca juga:  MAYOR INF ROOY CHANDRA SIHOMBING : KOMUNIKASI DUA ARAH YANG SUDAH ADA TETAP TERUS DIJAGA DAN DIKEMBANGKAN  

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel