Berita

Kasau Pimpin Ziarah Dalam Rangka Hari Bakti ke-72 Di Monumen Perjuangan TNI AU

Kasau Pimpin Ziarah Dalam Rangka Hari Bakti Ke-72 Di Monumen Perjuangan Tni Au
#TNIAU 

TNI AU. Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI  Marsekal TNI Yuyu Sutisna SE, M.M., Sabtu (28/7) memimpin ziarah di Monumen Perjuangan TNI Angkatan Udara di Ngoto. Ziarah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan ke-72 Hari Bhakti TNI Angkatan Udara dan wisuda Purnapati.

Acara ziarah diikuti pejabat TNI Angkatan Udara, wisudawan Purnawira Pati, keluarga pahlawan, anggota Persatuan Purnawirawan Angkatan Udara, Taruna AAU, PIA Ardhya Garini  serta anggota TNI AU baik dari Lanud Adisutjipto, Akademi Angkatan Udara, RSPAU Hardjolukito dan Denhanud 474 Paskhas.

Prosesi ziarah diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan penempatan karangan bunga oleh pimpinan ziarah. Setelah upacara penghormatan kepada arwah pahlawan selesai, acara dilanjutkan dengan tabur bunga ke setiap pusara yang Kasau dan Ketua Umum PIA Ardhya Garini dan diikuti oleh para Pejabat TNI AU, Wisudawan.

Komodor Muda Udara A. Adisutjpto dan Komodor Muda Udara Prof. Dr. Abdurrachman Saleh adalah pendahulu TNI Angkatan Udara yang gugur pada peristiwa ditembakjatuhnya pesawat Dakota VT-CLA di Desa Ngoto sesaat setelah ditembak pesawat P-40 Kitty Hawk Belanda pada tanggal 29 Juli 1947. Pesawat Dakota VT-CLA terbang dari Singapura menuju Pangkalan Udara Maguwo dengan membawa bantuan obat-obatan dari Palang Merah Malaya untuk Palang Merah Indonesia.

Dalam persitiwa yang terjadi 72 tahun lalu itu, ikut gugur pula penumpang lain, seperti  Pilot Alexander Noel Constantine, Co-Pilot Roy Hazelhurst, Bhida Rham dan Ny. Noel Constantine juga gugur. Termasuk Zainul Arifin, konsul dagang RI di Malaka. Jatuhnya pesawat Dakota VT CLA merenggut nyawa semua penumpang kecuali  Abdulgani Handonocokro.

Atas jasa-jasanya, Komodor Muda Udara A. Adisutjpto dan Komodor Muda Udara Prof. Dr. Abdurrachman Saleh dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1974 berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 071/TK/1974.

Ziarah ke Monumen Perjuangan TNI AU di Ngoto ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhakti ke-72 TNI Angkatan Udara.  Selain itu juga dilaksanakan beberapa kegiatan diantaranya Golf Jatayu, Silaturahmi Ibu Ketum PIA Ardhya Garini dan para mantan Ketum, malam tirakatan di Ngoto, Sambung Rasa di Muspusdirla serta Napak Tilas di Baseops. Puncak acara peringatan dilaksanakan  tanggal 29 Juli 2019  dengan Upacara militer di Lapangan Dirgantara Akademi Angkatan Udara dan dilanjutkan acara Wisuda Purnapati.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel