Berita

KASAU : POTENSI ANCAMAN LEBIH MENINGKAT DAN BERAGAM

Dibaca: 27 Oleh 13 Feb 2014Tidak ada komentar
KASAU : POTENSI ANCAMAN LEBIH MENINGKAT DAN BERAGAM
#TNIAU 

Kepala Staf TNI (Kasau) Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia mengatakan, mencermati dinamika perkembangan lingkungan strategis, baik pada tingkat global, regional maupun nasional, ada kecenderungan kalau potensi ancaman makin meningkat dan beragam.

“Dinamika perkembangan lingkungan strategis terkini menggambarkan potensi ancaman terhadap wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak menjadi lebih sedikit dalam jumlah dan jenisnya, tetapi justru menjadi lebih meningkat dan beragam” kata Kasau.

Pernyataan tersebut disampaikan Kasau dalam amanat tertulis yang dibacakan Wakil Kasau Marsdya TNI Sunaryo saat membuka Rapat Koordinasi Pengamanan TNI AU (Rakorpamau) tahun 2014, di Mabesau Cilangkap, Rabu (12/2).

Mengantisipasi trend tersebut, menurut Kasau, TNI Angkatan Udara sebagai institusi yang bertanggung jawab menyelenggarakan keamanan nasional dibidang kedirgantaraan, sangat memerlukan kehadiran personel intelijen yang profesional. Keberadaan intelijen TNI Angkatan Udara yang memiliki kewaspadaan dan ketajaman analisa sangat penting untuk menghadapi maupun mengatasi berbagai jenis ancaman.

Dikatakan, untuk mendapatkan hasil kerja yang optimal, personel intelijen TNI AU harus selalu berupaya meningkatkan kewaspadaan diri dan lingkungan, dengan meng up date diri, sehingga mampu melakukan prediksi, deteksi dan cegah dini terhadap berbagai ancaman.

Baca juga:  Lanud Wiriadinata Gelar Tasikmalaya Air Show dan Expo 2015

Disamping itu personel intelijen diharapkan mampu meningkatkan pengamanan tubuh sehingga dapat mencegah penyalahgunaan wewenang atau kelalaian personil yang berpotensi merugikan kesiapan kemampuan operasional TNI Angkatan Udara.

“Saya optimis dengan sumber daya personil maupun materiil seperti sarana prasarana dan alat peralatan materiil khusus Intelijen serta software, jajaran intelijen TNI Angkatan Udara sudah lebih baik dalam melakukan prediksi dan deteksi dini terhadap segala bentuk ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang berpotensi membahayakan, merugikan maupun melemahkan dan mengurangi pencapaian tugas TNI Angkatan Udara” kata Kasau. 

Rakorpamau yang berlangsung selama dua hari, diikuti seluruh komunitas Intelijen TNI Angkatan Udara dari berbagai Kotama TNI AU, termasuk jajaran Kohanudnas. Hadir pada pembukaan Rakorpamau, Irjenau Marsda TNI J.F Sitompul, Asrena Kasau Marsda TNI Mawardi, SE para Asisten Kasau serta pejabat teras TNI lainnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel