InformasiBerita

Kasau: Safety Culture Harus Jadi “DNA” Prajurit TNI AU

Dibaca: 60 Oleh 12 Mei 2020Tidak ada komentar
Kasau: Safety Culture Harus Jadi “DNA” Prajurit TNI AU
#TNIAU 

CILANGKAP, DISPENAU. Safety culture harus menjadi “DNA” yang mendarah daging dalam setiap jiwa prajurit TNI Angkatan Udara. Seorang prajurit juga tidak boleh lupa bahwa safety adalah faktor penentu utama dalam setiap pengambilan keputusan dalam setiap misi yang dilaksanakan. Hal tersebut ditegaskan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna pada acara penyerahan penghargaan pemenang Lomba Antar Satuan Bidang Keselamatan Terbang dan Kerja (Lambangja) secara simbolis melalui telekonferensi dari ruang kerja Kasau di Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2020).

Lebih lanjut Kasau mengatakan, prestasi dan pencapaian sebaik apa pun yang diraih, tidak akan ada artinya jika gagal mempertahankan zero accident. ”Jadikan kegiatan ini menjadi sarana positif untuk memberikan edukasi safety kepada seluruh jajaran, sekaligus untuk mendorong tumbuh kembangnya safety culture yang semakin baik di seluruh jajaran TNI Angkatan Udara,” harap Kasau.

Menurut Kasau, selama tiga tahun terakhir TNI AU berhasil mempertahankan zero accident dalam setiap misi operasi dan latihan penerbangan yang kita laksanakan. “Pencapaian ini bukanlah hasil instan yang terjadi begitu saja, melainkan prestasi dan hasil kerja dari seluruh komponen di dalam tubuh TNI AU.” ujar Kasau.

Baca juga:  Semarak Asian Games 2018 2500 Personel TNI AU Terlibat Pemecahan Rekor Dunia Poco-Poco

Tak lupa Kasau juga berpesan kepada para komandan satuan hendaknya dapat terus berinovasi dalam mendorong peningkatan safety culture di lingkungan kerjanya masing-masing.”Jadikanlah lomba ini sebagai motivasi untuk mendukung program lambangja TNI AU,” tutup Kasau. Lomba antar satuan bidang keselamatan terbang dan kerja tahun 2020 diikuti 39 satuan yang terdiri dari 10 lanud tipe A, 22 skadron udara atau skadron pendidikan terbang, dan 7 skadron teknik.

Tampil sebagai yang terbaik pada kategori lanud tipe A diraih Lanud Adisutjipto, Yogyakarta dengan nilai kumulatif 80,34 (kategori baik), kemudian pada kategori skadron udara atau skadron pendidikan terbang diraih oleh Skadron Udara 7 Lanud Suryadarma, Kalijati dengan nilai kumulatif 80,5 3 (kategori baik), dan kategori skadron teknik diraih oleh Skadron Teknik 022 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, dengan nilai kumulatif 80,14 (kategori baik). Turut bergabung dalam telekonferensi tersebut, Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, Irjenau, Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, Kapuslaiklambangjaau, para pejabat di jajaran lanud, skadron udara, skadron pendidikan, dan skadron teknik.

Kasau: Safety Culture Harus Jadi "DNA" Prajurit TNI AU

Kasau: Safety Culture Harus Jadi “DNA” Prajurit TNI AU

Kasau: Safety Culture Harus Jadi “DNA” Prajurit TNI AU

Kasau: Safety Culture Harus Jadi “DNA” Prajurit TNI AU

Kasau: Safety Culture Harus Jadi “DNA” Prajurit TNI AU

Kasau: Safety Culture Harus Jadi “DNA” Prajurit TNI AU

Kasau: Safety Culture Harus Jadi “DNA” Prajurit TNI AU

Kasau: Safety Culture Harus Jadi “DNA” Prajurit TNI AU

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel