Berita

KASAU : Seluruh Prajurit di Jajaran TNI Angkatan Udara Tidak Boleh Terbawa Arus dan Terjebak dalam Politik Praktis

Dibaca: 2 Oleh 18 Feb 2014Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

“Seluruh prajurit di jajaran TNI Angkatan Udara tidak boleh terbawa arus dan terjebak dalam politik praktis. Untuk itu, setiap prajurit harus peka terhadap lingkungan serta memiliki sense of security dan sense of intelljen sehingga tidak terpengaruh pada dinamika dan dampak politik yang berkembang. Patuhilah semua pedoman, petunjuk, rambu-rambu dan aturan yang telah ditetapkan dengan penuh rasa tanggung jawab”, demikian amanat Kasau yang dibacakan Wadan Kodikau Marsekal Pertama TNI A.Adang Supriyadi S.E. selaku Inspektur Upacara pada upacara bendera 17-an di lapangan upacara Makodikau. Senin, (17/2) yang ikuti pejabat Kodikau, Komandan Satuan Jajaran, serta seluruh personel militer dan Pegawai Negeri Sipil Kodikau dan jajaran wilayah Jakarta.

Terkait Pemilu yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, Kasau menekankan agar jangan sampai menciderai komitmen netralitas. TNI tidak diperbolehkan menggunakan fasilitas dinas untuk mendukung kepentingan salah satu kelompok, organisasi pendukung, atau parpol peserta Pemilu, TNI Angkatan Udara memiliki tanggung jawab untuk menjamin suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut melalui partisipasi aktif, termasuk membantu kelancaran pelaksanaannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga:  Dua Pendidikan Di Buka Di Wingdiktekkal

Dalam amanatnya Kasau juga menyatakan kebijakan pembinaan Sumber Daya Manusia melalui berbagai kegiatan pendidikan dan latihan merupakan jawaban atas tekad untuk menjadikan TNI Angkatan Udara makin professional. Kebijakan tersebut sekaligus merespon modernisasi alutsista dengan kedatangan beberapa alutsista seperti pesawat tempur T-50i Golden Eagle, F-16, pesawat latih G-120TP Grob, pesawat angkut ringan CN-295, angkut berat C-130 dan pesawat tempur EMB-314 Super Tucano, makin menambah kesiapan operasional TNI Angkatan Udara. Penambahan jumlah dan modernisasi alutsista selain untuk mendukung pelaksanaan tugas juga sekaligus sebagai Deterrent Power yang menuntut seluruh personel TNI Angkatan Udara agar meningkatkan profesionalismenya sehingga mampu merawat dan mengoperasikannya sesuai tuntutan tugas dengan lancar dan aman.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel