TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Kasau: “Sikatan Daya” Ajang Uji Kemampuan Prajurit Koopsau II

By 06 Sep 2018Berita
IMG-20180906-WA0046

TNI AU.    Lumajang-Dispenau (6/9). Latihan Sikatan Daya dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan profesionalisme satuan-satuan yang berada di jajaran Koopsau II serta ajang untuk menguji kemampuan personel dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E.,M.M., saat meninjau manuver lapangan Latihan Sikatan Daya Koopsau II yang berlangsung di Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi Lumajang, Jawa Timur, Kamis (6/9/2018).

Dikatakan Kasau, latihan ini melibatkan tak kurang dari 1300 personel serta semua jenis alutsista di jajaran Koopsau II yang digabungkan dengan personel Paskhas.

“Ada 4 skadron tempur, 1 skadron angkut berat Hercules,1 skadron angkut ringan Casa C212 dan 1 skadron intai Boeing 737,” jelas Kasau.

Kasau menambahkan, latihan ini merupakan salah satu tahapan latihan yang dilaksanakan oleh jajaran TNI AU, khususnya Koopsau II, di mana sebelumnya juga telah dilaksanakan latihan yang sama oleh Koopsau I di wilayah Riau, dan nanti pada bulan Desember akan dilaksanakan latihan puncak TNI AU Angkasa Yudha.

Menurut Kasau, hasil yang dicapai dalam latihan Sikatan Daya sudah cukup baik dan memuaskan, perkenaan sudah bagus dan tepat, penerjunan pasukan hingga dropping logistik juga sudah baik, namun tetap diperlukan evaluasi agar menjadi lebih baik ke depannya.

“Untuk itu saya ucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Pangkoopsau II beserta jajarannya, semoga latihan ini dapat meningkatkan kemampuan Angkatan Udara khususnya personel di Koopsau II,” ujar Kasau.

Latihan Sikatan Daya merupakan latihan puncak Koopsau II yang dibuka pada 27 Agustus lalu oleh Pangkoopsau II Marsda TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., yang terdiri dari dua tahap yaitu Geladi Posko dan Manuver Lapangan.

Pada manuver lapangan ini, diskenariokan adanya Pangkalan TNI AU yang dikuasai musuh, sehingga harus direbut kembali. Serangkaian kegiatan operasi pun dilaksanakan, dimulai dengan pengintaian, kemudian penerjunan prajurit Paskhas, serangan udara oleh pesawat tempur TNI AU hingga dropping logistik atau bekal ulang untuk dukungan operasi perebutan pangkalan.

Adapun alutsista yang terlibat dalam latihan ini terdiri dari pesawat intai Boeing 737, pesawat tempur F-16, Sukhoi Su-27/30, T-50i Golden Eagle, dan Super Tucano. Di jajaran pesawat angkut ada C-130 Hercules dan Casa-212, ditambah prajurit Paskhas.

Turut hadir dalam kegiatan ini Aslog Kasau, Pangkohanudnas, Pangkoopsau II, Dankodiklatau, Dankorpaskhas, Waasops Kasau, Danlanud Sultan Hasanuddin, Danlanud Iswahjudi, Danlanud Abd Saleh, Kepala Dinas di jajaran Mabesau, pejabat di lingkungan Koopsau II, serta tokoh masyarakat di sekitar AWR Lumajang.

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Kasau: "Sikatan Daya" Ajang Uji Kemampuan Prajurit Koopsau II