Berita

KASAU : TIDAK MUDAH MENUJU ”THE FIRST CLASS AIR FORCE”

Dibaca: 6 Oleh 23 Mei 2010Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Tidak mudah membangun kemampuan dan kekuatan TNI Angkatan Udara menuju ”the first class air force” dihadapkan pada kondisi saat ini. Namun dengan tekad untuk berubah menuju hal-hal yang baik akan mampu menjadi faktor penentu menuju TNI Angkatan Udara yang profesional, efektif, efisien, modern dan handal. Demikian dikatakan Kepala Staf Akan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat S.IP. dalam Amanatnya yang dibacakan Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsekal Muda TNI Sru A. Andreas pada Upacara Bendera 17-an di Lapangan Dirgantara Kampus AAU Yogyakarta Senin (17/5)

 

”Saya tekankan kembali, dalam jangka panjang, saya ingin membangun TNI Angkatan Udara secara bertahap menjadi ”the first class air force” dan jangka pendek dalam tahun 2010 kita lalui tanpa accident.” jelas Kasau.

 

Selanjutnya Kasau mengingatkan kepada seluruh personel TNI Angkatan Udara, untuk menerapkan budaya safety di tiap pelaksanakan tugas yang dapat dilakukan secara perorangan, tim maupun kedinasan sebagai upaya mencegah terjadinya accident dan incident, Selain upaya pembinaan keselamatan terbang dan kerja melalui program ”Road to Zero Accident”, yang harus dilaksanakan secara konsisten tanpa mengabaikan tujuan aspek operasi dan latihan mengingat kunci sukses menuju kondisi yang kita harapkan, sangat tergantung pada tingkat kepedulian dan kepekaan setiap personel TNI Angkatan Udara terhadap potensi yang dapat menjadi sumber penyebab terjadinya kecelakaan. Itulah sebabnya maka pembangunan ”budaya safety” di lingkungan penugasan merupakan hal yang tidak dapat ditawar oleh seluruh jajaran personel TNI Angkatan Udara.

Baca juga:  Kadispers Lanud Tanjungpandan Pembina Upacra SMAN 1 Tanjungpandan

 

Sebelum Mengakhiri Sambutannya Kasau memberikan beberapa beberapa atensi dan harapan untuk dapat dipedomani, antara lain Pertama, mantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral pelaksanaan tugas. Kedua,tingkatkan keterpaduan etika dan moral baik individu maupun organisasi. Ketiga,tingkatkan terus kesiapsiagaan operasional satuan dalam menghadapi tugas OMP maupun OMSP bersama unsur-unsur kekuatan yang lainnya. Keempat, tingkatkan kepedulian dan kepekaan satuan terhadap sumber potensi kecelakaan terbang dan kerja. Kelima, Laksanakan setiap misi yang diberikan dengan hasil yang optimal. Keenam, pelihara dan tingkatkan hubungan yang harmonis dengan unsur-unsur kekuatan pertahanan, Polri dan Pemda maupun elemen masyarakat dalam menghadapi tugas-tugas perbantuan.

 

Upacara yang dilaksanakan tiap tanggal 17 ini dihadiri Wakil Gubernur AAU Marsekal Pertama TNI Edy Sunarwondo, Para Direktur Para Kepala Departemen (Kadep), Para Perwira, Bintara,Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil AAU

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel