Berita

KASAU : UU NOMOR 34 TAHUN 2004 SEBAGAI DASAR HUKUM TNI

Dibaca: 1162 Oleh 21 Mei 2010Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI merupakan dasar hukum yang harus senantiasa dijadikan pedoman dalam melaksanakan tugas pokok.  Demikian tegas Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP., dalam amanatnya pada upacara bendera 17-an yang dibacakan oleh Irjenau Marsda TNI K. Inugroho di Mabesau Cilangkap, Rabu (17/2).

Dikatakan, hendaknya kita mengikuti seluruh perkembangan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, namun demikian kita tidak boleh melakukan atau melibatkan diri terhadap segala bentuk yang bukan menjadi tugas, wewenang dan tanggung jawab TNI.

Untuk menghindarkan keterlibatan unsur TNI Angkatan Udara dalam kegiatan yang tidak dibenarkan oleh ketentuan hukum, maka fungsi dan peran “leadership” satuan di level manapun menjadi sangat krusial adanya, jalas Kasau.

Sebagai bagian dari kekuatan Tri Matra, maka TNI Angkatan Udara harus meningkatkan kesiapsiagaan operasional satuan-satuan TNI Angkatan Udara. Hal ini sejalan dengan salah satu kebijakan Sapta Tunggal Pembinaan TNI yaitu, “Opimalisai Peran dan Tugas TNI” yang antara lain berupa membantu meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, membantu meningkatkan kecerdasan dan kesejahteraan rakyat, serta membantu meningkatkan peran bangsa Indonesia melalui kerjasama dengan naungan PBB.

Baca juga:  SOSIALISASI HIV/AIDS DI LANUD ASTRA KSETRA

TNI AU memasuki tahun pertama Renstra Tahap II Tahun 2010-2014, yang merupakan periode pembangunan kekuatan dan modernisasi alutsista TNI, menuju kekuatan pokok “minimum esensial fforce”. Sesuai komitmen pemerintah dalam upaya memenuhi kebutuhan modernisasi, penggantian maupun pengadaan alutsista secara bertahap. Komitmen ini harus mampu kita jawab dengan profesionalitas dalam tata kelola managerial, sehingga setidaknya mampu mewujudkan efektifitas dan efesiensi penggunaan anggaran sesuai perencanaan yang telah ditetapkan.

Kesiapan Operasional dukungan udara pada konsep operasi satuan-satuan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) dalam tugas OPM, maka TNI Angkatan Udara juga harus siap mendukung operasi satuan-satuan Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) dalam penanggulangan bencana alam, diharapkan para komandan satuan tidak ragu-ragu untuk ikut ambil bagian dalam upaya penanggulangan bencana tersebut, harap Kasau.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel