Berita

Kasau Wisuda Ahli Madya Poltekes TNI AU

Dibaca: 60 Oleh 23 Sep 2011Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat S.IP selaku Ketua Pembina Yayasan Adi Upaya melantik wisudawan ahli madya Poltekes (Politeknik Kesehatan) TNI AU Ciumbuleuit yang terdiri atas Keperawatan, Kebidanan dan Farmasi di Bandung, Kamis (22/9).

Kasau mengatakan, sebagai penerus tenaga kesehatan yang profesional lulusan Poltekes TNI AU dituntut mengembangkan diri dan meningkatkan kematangan kepribadian sehingga menjadi intelektual yang profesional dibidangnya.

Menurutnya, pemerintah berkeinginan agar tenaga kesehatan Indonesia memiliki kualifikasi setingkat Ahli Madya (D-3) karena dikaitkan dengan kemajuan teknologi kesehatan yang memerlukan SDM berkualitas. Setiap tenaga kesehatan secara bertahap dituntut harus disertifikasi oleh badan sertifikasi kesehatan yang bekerja sama dengan organisasi profesi, ini mengindikasikan tenaga kesehatan harus profesional.

Saat ini, lanjutnya, tenaga medis asal Indonesia banyak diminati oleh luar negeri, begitu pula dengan kebutuhan tenaga kesehatan didalam negeri. “Disinilah fungsi dan peran yang dilaksanakan Poltekes TNI AU Ciumbuleuit sebagai penyedia tenaga kerja ahli dalam bidang kesehatan, sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat dan bangsa”, ungkapnya.

Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan Prajurit Lanud Husein Sastranegara Gelar Latihan Hanlan

Dikatakan, ketertarikan negara luar terhadap tenaga medis asal Indonesia karena dinilai mempunyai profesionalitas yang dibutuhkan pasar kerja. Namun perlu diwaspadai adanya kendala bahasa dan kultur yang sangat berbeda. Untuk mengatasi kendala tersebut, lulusan Poltekes TNI AU Ciumbuleuit harus dibekali dengam penguasaan bahasa asing.

Lulusan Poltekes TNI AU Ciumbuleuit yang dilantik sebanyak 263 orang terdiri atas 112 wisudawan Keperawatan, 112 wisudawan Kebidanan dan 39 wisudawan Farmasi.

Menurut Direktur Poltekes TNI AU Ciumbuleuit Marsma TNI (Purn), Drs. H Budiman Zainuddin MM, saat ini Poltekes Ciumbuleuit telah mampu menghasilkan lulusan yang dibekali skill sehingga siap diterima di beberapa instansi yang membutuhkan baik didalam seperti PT Freport di Papua, Pertambangan di Kalimantan serta Rumah Sakit Internasional seperti di Arab Saudi.

Saat ini, lanjutnya, sedang mengikuti workshop untuk program ke Jepang dan kedepan akan melaksanakan kerjasama dengan ICAT (International Center For Applied Technologi) dengan mendidik para alumni untuk dapat bekerja di Amerika, Eropa dan Australia

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel