Berita

Kasau Ziarah di Monumen Perjuangan TNI Angkatan Udara Ngoto

Dibaca: 8 Oleh 27 Jan 2017Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

. Pendiri TNI AU telah rela mengorbankan jiwa dan raga untuk berdirinya TNI Angkatan Udara. Kami sebagai generasi penerus akan melanjutkan perjuangan demi tetap tegaknya NKRI dan TNI Angkatan Udara. Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menuliskan pesan tersebut usai ziarah di Monumen Perjuangan TNI Angkatan Udara, Ngoto Kabupaten Bantul, Kamis (26/1). Ziarah diikuti para pejabat dari Mabesau, Pangkohanudnas, Dankodiklatau, Dankorpaskhas dan Danlanud Adisutjipto.

Di monumen tersebut, Pahlawan Nasional dari TNI Angkatan Udara Marsekal Muda TNI Anumerta Agustinus Adisutjipto dan Marsekal Muda TNI Anumerta Prof. dr. Abdulrachman Saleh dimakamkan, masing-masing beserta isteri.

Marsekal Muda TNI Anumerta Agustinus Adisutjipto dan Marsekal Muda TNI Anumerta Prof. dr. Abdulrachman Saleh adalah pendahulu TNI Angkatan Udara yang gugur dalam peristiwa ditembaknya pesawat Dakota VT-CLA oleh pesawat P- 40 Kitty Hawk Belanda pada tanggal 29 Juli 1947. Pesawat Dakota VT-CLA terbang dari Singapura menuju Pangkalan Udara Maguwo dengan membawa bantuan obat-obatan dari Palang Merah Malaysia untuk Palang Merah Indonesia. Akibat serangan pesawat P-40 Kitty Hawk tersebut, pesawat VT-CLA jatuh di Desa Ngoto, Kabupaten Bantul. Peristiwa ditembakjatuhnya pesawat VT-CLA, diperingati TNI Angkatan Udara sebagai Hari Bhakti TNI Angkatan Udara.

Baca juga:  Peringatan HUT PIA Ardhya Garini Ke-61 Yonko 468 Paskhas

Berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 071/TK/TH/1974 tanggal 9 September 1974, Marsekal Muda TNI Anumerta Agustinus Adisutjipto dan Marsekal Muda TNI Anumerta Prof. dr. Abdulrachman Saleh dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel