Berita

Kebakaran Di Dapur Skadik 505 Wingdikum

Dibaca: 23 Oleh 06 Okt 2014Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Suara ledakan keras terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di dapur Skadik 505. Dilaporkan bahwa salah satu juru masak terperangkap di dapur dan terkena luka bakar serius, kemudian dengan sigap Danskadik 505 Wingdikum Letkol Sus Drs.Istarto,M.App.Ling.L.T. memerintahkan Kasilamja Skadik 505 Wingdikum Mayor Sus M. Asat untuk mengevakuasi anggota ke RSAU dr. Esnawan Antariksa Lanud Halim Perdana Kusuma.

Kejadian diatas merupakan salah satu rangkaian simulasi pemadam kebakaran yang dilakukan Skadik 505 Wingdikum beserta staf dan siswa KIBI TNI AU Angkatan Ke-81. Jakarta, Jumat (3/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari rencana kegiatan seksi keselamatan kerja Skadik 505 Wingdikum TA. 2014 yang bertujuan memberikan gambaran dan pemahaman yang kongrit bagi personel dan siswa Skadik 505 Wingdikum tentang prosedur yang harus dilakukan, seandainya terjadi kebakaran untuk meminimalisir atau menghindari terjadinya korban jiwa dan kerugian materiil yang lebih banyak.

Disamping itu, dari kegiatan latihan pemadam kebakaran ini diharapkan dapat dilakukan uji materi protap tentang kebakaran yang dimiliki Skadik 505 Wingdikum TA. 2014 apakah sudah sesuai dengan keadaan riil yang ada baik ditinjau dari segi jumlah personel dan lingkungan yang ada. “Sehingga nantinya, siapa berbuat apa, dimana dan menggunakan metode apa akan dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien dalam penanggulangan kebakaran di Skadik 505 Wingdikum,” jelas Kasilamja Skadik 505 Wingdikum.

Baca juga:  Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Irup Upacara Bendera 17-an di Kab. Maros Sulawesi Selatan

Setelah simulasi pemadam kebakaran dilakukan, dilanjutkan dengan pemberian materi latihan yang diberikan oleh empat orang instruktur dari PK Lanud Halim Perdana Kusuma yang dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi penjelasan tentang pengenalan proses terjadinya api, pengenalan sifat-sifat panas, pengenalan fase terjadinya kebakaran, pengenalan bahaya kebakaran, pengenalan klasifikasi APAR, pengenalan cara perawatan dan penyimpanan APAR, serta pengenalan penggunaan APAR. Kemudian dilanjutkan dengan sesi penggunaan APAR berupa praktek langsung penggunaan APAR untuk memadamkan api oleh staf Skadik 505 Wingdikum dan siswa KIBI TNI AU Angkatan Ke-81.

Kegiatan ini ditutup dengan penekanan dari Danskadik 505 Wingdikum. “Prosedur dan penanganan yang tepat dalam kebakaran faktor penting dalam meminimalisir jumlah korban baik jiwa maupun materiil,” jelasnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel